News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Brantas Abipraya Implementasikan Program Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan di Likupang Sulut

Penulis: Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENGELOLAAN SAMPAH - Pengelolaan sampah berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang.

Ringkasan Berita:

  • Pengelolaan sampah berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan DPSP Likupang.
  • Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan.
  • Badan Pengatur (BP) BUMN menunjuk 28 BUMN dalam program ini dan dibagi ke dalam 2 tahap.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Brantas Abipraya (Persero) implementasikan program pengelolaan sampah ramah lingkungan di Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Hal ini dilakukan sebagai dukungan terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang.

Direktur SDM dan Umum Brantas Abipraya, Tumpang Muhammad, mengatakan, melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan berfokus pada pengurangan sampah, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar Likupang.

Baca juga: Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Didanai dari Patriot Bond 

Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan, terutama di kawasan wisata prioritas.

Sebagai informasi, Badan Pengatur (BP) BUMN menunjuk 28 BUMN dalam program ini dan dibagi ke dalam 2 tahap.

Tahap 1 pada tahun 2022-2023 telah dilakukan penyediaan sarana dasar pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan serta pembangunan Rumah Bakti BUMN di Desa Likupang yang kini telah menjadi ruang bersama yang hidup sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Tahap kedua (2023–2025) berfokus pada pengembangan kapasitas masyarakat dan pengembangan ekonomi sirkular melalui revitalisasi gazebo di Pantai Paal, penyediaan mesin olah sampah, serta pelatihan teknis dan kewirausahaan di Rumah Bakti BUMN.

Dengan program pengolahan sampah ini, Brantas Abipraya tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, menuju Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa pembangunan infrastruktur yang baik harus sejalan dengan pelestarian lingkungan," paparnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini