Ketidakpastian arah kebijakan The Fed dan sinyal teknikal yang mulai melemah membuat pelaku pasar cenderung menahan posisi agresif. Selama harga tetap berada di atas 4.034 dolar AS, bias jangka pendek masih condong bullish, meski pelemahan momentum perlu diwaspadai.
"Pelaku pasar disarankan memonitor pergerakan imbal hasil obligasi AS dan Dolar AS sebagai indikator utama arah berikutnya. Strategi trading intraday direkomendasikan mengikuti level teknikal kunci, menunggu momentum breakout sebelum mengambil posisi agresif," ucap Andy.
Baca tanpa iklan