Pengembangan sumber daya manusia menjadi pilar penting BFN 2025. AFTECH meluncurkan AFTECH Academy sebagai wadah peningkatan kapasitas talenta digital, menggelar risk community forum bertema keamanan siber bersama BSSN, serta menyelenggarakan Jakarta Fintech Connect.
Selain itu, BFN 2025 menginisiasi Call to Join Women in Fintech – Asia Fintech Alliance untuk memperkuat jejaring profesional dan mendorong inklusivitas di industri fintech.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, Hasan Fawzi, mengapresiasi BFN 2025 sebagai wujud sinergi regulator, asosiasi, dan industri dalam mendorong inovasi yang inklusif dan berorientasi pada perlindungan konsumen.
Ketua Umum AFTECH Pandu Sjahrir menegaskan bahwa BFN 2025 mencerminkan kematangan ekosistem fintech nasional dalam menjawab tantangan risiko digital sekaligus memperluas akses keuangan dan kesempatan ekonomi.
Puncak kegiatan BFN Fest 2025 yang digelar 10–11 Desember mengusung tema “From Clicks to Crops, From Code to Concrete”. Acara ini menghadirkan hampir 100 narasumber dari 26 negara, menjaring sekitar 4.500 pengunjung, serta membuka 170 lowongan pekerjaan di industri keuangan digital.
BFN 2025 menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar fintech mampu berperan sebagai enabler pertumbuhan ekonomi yang inklusif, tepercaya, dan berkelanjutan.
Baca tanpa iklan