TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol utama terus menunjukkan peningkatan dari rata-rata volume harian mendekati perayaan Natal 2025.
Seperti terlihat pada H-3 Hari Raya Natal, Minggu (21/12/2025), sebanyak 281.804 kendaraan melintasi tiga ruas tol utama milik Astra Infra, yakni Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan dan Jombang-Mojokerto.
Namun data tersebut masih lebih rendah dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun sebelumnya.
Di H-3 Natal, kendaraan yang melintas di tol Tangerang-Merak mencapai 150.000 unit naik sekitar 5,6 persen dibandingkan lalu lintas harian normal, namun sekitar 7,7 persen lebih rendah jika dibandingkan H-3 di periode libur Nataru tahun lalu.
Sementara volume kendaraan yang melintas tol Cikopo-Palimanan terpantau sebanyak 84.000 kendaraan, naik 23 persen dari lalu lintas harian normal.
Namun angka ini masih lebih rendah sekitar 11 persen dibandingkan periode libur Nataru tahun sebelumnya.
Baca juga: Jakarta Diguyur Hujan, Arus Lalu Lintas di Sejumlah Ruas Tol Padat
Kemudian, kendaraan yang melintas ruas tol Jombang-Mojokerto tercatat sekitar 46.000 kendaraan di H-3 Natal atau meningkat sekitar 31 persen dari lalu lintas harian normal.
Namun dibandingkan dengan periode yang sama di libur Nataru tahun lalu, angka ini 3 persen lebih rendah.
Jadwal Contra Flow Jalan Tol di Libur Nataru
Jasa Marga telah merilis jadwal pelaksanaan rekayasa lalu lintas contra flow di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek dan Jalan Tol Jagorawi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Pola rekayasa lalu lintas contra flow tersebut bertujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas khususnya bagi para pemudik yang akan kembali ke kampung halaman.
Baca juga: Libur Nataru 2025/2026, Ini 4 Cara Cek Tarif Tol Lewat HP, Mudah dan Tanpa Ribet
“Sebagai upaya optimalisasi arus lalu lintas, Jasa Marga mendukung rekayasa lalu lintas contra flow yang diberlakukan secara situasional di ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek dan Jalan Tol Jagorawi,” tulis @official.jasamarga dalam sebuah caption di Instagram.
Contraflow sendiri merupakan sistem rekayasa lalu lintas sementara yang mengalihkan sebagian jalur arah berlawanan untuk digunakan oleh kendaraan dari arah yang sedang padat.
Rekayasa lalu lintas ini sering diterapkan saat musim mudik atau kondisi darurat. Berikut rincian mengenai rekayasa lalu lintas contraflow selama Nataru 2025/2026:
Baca tanpa iklan