Ringkasan Berita:
- Menkes Budi Gunadi Sadikin berharap para mitra yang tergabung dalam ekosistem GoTo bisa menjaga kesehatan
- Kesejahteraan mitra bukan hanya soal pendapatan harian, tetapi juga rasa aman, penghidupan yang layak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah mengapresiasi langkah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang berkomitmen meningkatkan kesejahteraan jutaan mitra driver Gojek beserta keluarganya.
Inisiatif ini mencakup perlindungan sosial (BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan), bonus hari raya, bursa kerja mitra Gojek dan beasiswa untuk keluarga, serta usaha mitra swadaya.
Peluncuran inisiatif ini dilakukan di Graha Bhakti Budaya, TIM, Jakarta, Selasa 27 Januari 2026 yang juga dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Deputi Bidang Usaha Kecil di Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Temmy Satya Permana.
Baca juga: GoTo Luncurkan Platform Bursa Kerja Khusus Mitra Driver dan Keluarga
Hadir pula Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Eko Nugriyanto dan Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan Herman Dinata Mihardja.
Menkes Budi Gunadi Sadikin berharap para mitra yang tergabung dalam ekosistem GoTo bisa menjaga kesehatan.
“Teman-teman, sehat itu jauh lebih murah jauh, lebih produktif daripada sakit. Jadi saya senang bisa dapat BPJS kesehatan tapi saya lebih senang lagi kalau BPJS kesehatannya tidak dipakai ke rumah sakit. BPJS kesehatannya dipakai untuk tetap sehat,” kata Menkes dalam acara tersebut, Selasa (27/1/2026).
“Jadi bapak ibu harus cek kesehatan gratis. Kenapa pentingnya BPJS? kalau Bapak kena darah tinggi atau kena gula itu harus minum obat setiap hari. Itu obatnya kalau BPJS gratis. Minum obat setiap hari, jadi insya Allah gak bakal sakit kena stroke sama jantung. Gak akan meninggal atau wafat sebelum usia 74. Kenapa usia 74? karena itu adalah rata-rata usia Indonesia.”
Dalam kesempatan tersebut, Temmy Satya Permana, Deputi Bidang Usaha Kecil di Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengapresiasi keberadaan GoTo karena sejatinya mengembangkan usaha UMKM, secara langsung maupun tidak langsung.
“Kenapa saya sampaikan begitu? Sebelum ada GoTo, bisnis-bisnis temen-temen UMKM yang ada di pelosok-pelosok itu hanya bisa dijangkau oleh konsumen sekitar. Begitu ada platform GoFood, semua yang ada di pelosok-pelosok itu bisa dijangkau oleh konsumen yang lebih besar,” katanya.
“Nah, saya perlu ingatkan bahwa bapak-bapak dan ibu-ibu dengan GoTo ini mitra. Mitra itu harus saling percaya dulu, saling menguatkan, dan harus bisa saling menguntungkan. Itu dulu. Nah dengan adanya program keempat [Mitra Swadaya], saya juga apresiasi, kenapa? Bapak dan ibu ini tidak ada pensiunnya, iya kan, saya yakin kalau ada peluang yang lebih baik, bapak ibu pasti akan coba raih itu,” katanya.
“Makanya sekarang saya terima kasih kepada GoTo yang sudah menyelenggarakan program untuk pendampingan agar teman-teman bisa punya usaha selain daripada menjadi ojol. Nanti bapak dan ibu bisa punya usaha, dan saat bapak ibu punya usaha, kami akan masuk mendampingi bapak ibu di sana.”
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengatakan, bagi GoTo, kesejahteraan mitra bukan hanya soal pendapatan harian, tetapi juga rasa aman, penghidupan yang layak, serta kesempatan untuk terus maju bersama keluarganya.
“Karena itu, kesejahteraan mitra menjadi prioritas utama kami, sehingga melalui empat dukungan ini, kami ingin memastikan mitra terlindungi hari ini, sekaligus memiliki peluang yang lebih baik untuk masa depan,” katanya.
Baca tanpa iklan