Selain itu Prasetyo mengatakan Presiden Prabowo memberikan arahan agar adanya reformasi internal untuk membuat pasar saham menjadi lebih terbuka dan transparan.
"Supaya pasar saham kita menjadi lebih terbuka, lebih transparan, kredibel, dengan harapan ini akan memiliki kelas setara dengan pasar-pasar bursa lain di dunia," pungkas Prasetyo.
Senin Pagi IHSG Masih Turun
Pagi ini, Senin (2/2/2026) pukul 09.15 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 4,49 persen atau 374,17 poin ke level 7.955,44.
Berdasarkan pantauan dari papan di Main Hall Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan tercatat mencapai 10,582 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 6,18 triliun.
Adapun frekuensi transaksi tercatat sebanyak 669.713 kali.
Sejumlah saham mencatatkan penguatan signifikan dan masuk jajaran top gainers.
Saham EDGE memimpin penguatan setelah melonjak 25 persen ke harga 5.775.
Di posisi kedua, saham TIFA menguat 24,49 persen ke harga 488.
Selanjutnya, saham INTD naik 22,4 persen dan berada di harga 306.
Penguatan juga terjadi pada saham ESTI yang naik 14,85 persen ke harga 232, disusul ASPI yang menguat 14,13 persen ke harga 525.
Sementara itu, dari sisi frekuensi transaksi, saham BUMI menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan frekuensi mencapai 62.532 kali pada harga 222.
Posisi kedua ditempati saham ZATA dengan frekuensi 32.188 kali di harga 116.
Berikutnya, saham ANTM mencatatkan frekuensi transaksi 25.899 kali dengan harga 3.690.
Adapun saham BBRI diperdagangkan sebanyak 17.968 kali di harga 3.760, sedangkan BBCA mencatatkan frekuensi 15.981 kali pada harga 7.425.
Baca tanpa iklan