News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Komite Transformasi Bisnis Dibutuhkan untuk Perkuat Budaya Kerja Perusahaan 

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRANSFORMASI BISNIS - Presiden Direktur Hasnur Group, Jayanti Sari di acara Townhall Hasnur Group 2026 yang digelar di Gedung Swasana BRIN, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jejaring perusahaan Hasnur Group menjalankan transformasi bisnis melalui pembentukan sebuah komite untuk mendorong seluruh proses organisasi berjalan adaptif, efektif dan mendukung keberlanjutan.

Selain membentuk Komite Transformasi Bisnis, perusahaan juga menjalankan program New Working Culture untuk memperkuat budaya kerja di perusahaan.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden Direktur Hasnur Group, Jayanti Sari di acara Townhall Hasnur Group 2026 yang digelar di Gedung Swasana BRIN, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Baca juga: Hadapi Tantangan Global, Hasnur Group siap Restrukturisasi Bisnis Perusahaan

Jayanti Sari menekankan pentingnya peran manusia, budaya, dan tata kelola sebagai fondasi utama pertumbuhan perusahaan serta transformasi berkelanjutan di 2026.

Dia menggambarkan perusahaan sebagai sebuah institusi bisnis sebagai “kapal besar” yang sedang berlayar menuju tujuan jangka panjang, yang selain membutuhkan mesin yang kuat namun arah yang jelas dan kompas yang tepat.

Hasnur Group merupakan grup bisnis yang berpusat di Kalimantan Selatan dan dirintis sejak 1966. Saat ini mereka memiliki 7 lini bisnis utama yang saling terintegrasi di bidang logistik, agro forestry (agribisnis & kehutanan), energi, technology & services, pendidikan, consumer, dan investasi.

“Dengan tujuh Strategic Business Unit yang memiliki karakter berbeda, tantangan kita adalah memastikan seluruh unit tetap bergerak dalam satu arah menuju masa depan Hasnur Group yang berkelanjutan,” ujar Jayanti.

Townhall bertema “Living Our Values, Innovating Through the Change” ini dinilai strategis untuk menyelaraskan arah perusahaan dan memperkuat budaya kerja, sekaligus mencerminkan kesiapan perusahaan sebagai grup usaha terdiversifikasi dalam menghadapi dinamika industri, ketidakpastian global, serta meningkatnya tuntutan tata kelola dan keberlanjutan.

Toto Suharto, Country Manager RMA Group Indonesia yang tampil di sesi Talkshow: Memimpin Melalui Budaya mengangkat topik “How Leadership Shapes Results Through Culture”.

Dalam paparannya, ia menegaskan kepemimpinan dan budaya memiliki peran kunci dalam menentukan hasil organisasi.

“Hasil terbaik hanya dapat dicapai ketika keyakinan dibangun dari dalam diri, dikelola menjadi budaya, dan diwujudkan melalui aksi yang konsisten. Transformasi budaya adalah proses yang harus dikelola secara sadar dan berkelanjutan,” ujar Toto Suharto.

Dr. Zulfikar Alimuddin, Head of Nomination and Human Capital Committee Hasnur Group, dan CEO Hasnur Group, Zainal Hadi HAS HB pada sesi diskusi panel menekankan pentingnya tata kelola yang kuat, kepemimpinan berbasis kompetensi, serta peran manusia sebagai fondasi utama perusahaan dalam menghadapi transformasi yang berkelanjutan.

SDM Sebagai Aset Perusahaan

Dalam pandangan Zainal Hadi HAS HB, fondasi utama perusahaan adalah sumber daya manusia, bukan aset atau fasilitas besar.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini