News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Bulan Ramadan Jadi Ladang Cuan Artis, Honor Bisa Tembus Puluhan Miliar Rupiah

Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RAMAI JOB DI BULAN RAMADAN - Musisi Mohammad Istiqamah Djamad, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Is Pusakata saat ditemui di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, Jumat(6/2/2026). Memiliki pandangan unik tentang bulan suci Ramadan. Jika banyak musisi mengurangi jadwal panggung, mantan vokalis Payung Teduh ini justru mengaku lebih produktif dalam berkarya, bahkan sengaja memilih bulan puasa untuk melakukan rekaman musik.

Menurutnya, kondisi menahan lapar saat berpuasa secara tak terduga justru mampu memaksimalkan kreativitasnya dalam menulis lirik. "Posisi lapar, menahan lapar itu kayak memaksimalkan, enggak tahu kenapa, bagus-bagus liriknya kalau lagi puasa," kata Is.

Kebiasaan ini ternyata sudah ia lakukan sejak lama, bahkan sejak masih bersama band yang membesarkan namanya. "Serius, makanya suka rekaman kalau lagi Ramadan. Dari zaman Payung Teduh awal-awal kita rekamannya pas Ramadan," tambahnya.

Is merasakan adanya fokus dan suasana yang berbeda selama Ramadan, yang menurutnya sangat mendukung proses kreatif. Baginya, bulan ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri atau muhasabah. 

"Aku merasa fokusnya beda, vibe-nya beda. Ramadan itu saatnya memikirkan betapa kacaunya diri kita kan sebenarnya. Banyak-banyak muhasabah," tuturnya.

Meski mengakui panggung musik di bulan puasa cenderung lebih sepi, hal itu tidak menyurutkan semangatnya. Tahun ini, Is Pusakata justru menggelar tur spesial. "Saya alhamdulillah, tahun ini bersama manajer saya, kita malah bikin tur," ujarnya.

Tur tersebut akan menyambangi tujuh kota yang telah terkonfirmasi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Konsepnya pun unik, yakni menjemput bola dengan mendatangi titik-titik komunitas secara langsung.

"Kita kerja sama sama beberapa titik-titik komunitas sih, kalau tur-tur begini kan. Tur, bukan konser, tur. Kita yang menjemput bola," jelasnya.

Ketika disinggung mengenai adanya perbedaan tarif manggung selama bulan Ramadan, Is dengan tegas menyatakan tidak ada yang spesial. Menurutnya, memberikan perlakuan khusus atau melabeli kegiatan musiknya sebagai momen religi dari sisi komersial justru akan menghilangkan esensi kesuciannya.

"Kayaknya hal-hal seperti ini bukan hal yang direncanakan, guys. Terlalu dimodifikasi itu malah kita ngasih penamaan, kita tunjukin 'Ini momen religi,' gitu kan. Malah enggak religi jadinya," pungkas Is.

Terpisah, musisi Cakra Khan juga menaku memilih fokus total pada karya terbarunya jelang Ramadan. Meski memiliki sejumlah proyek yang sudah dikerjakan sejak tahun lalu dan dijadwalkan rilis tahun ini, penyanyi bersuara khas itu menegaskan saat Ramadan nanti perhatiannya akan tertuju pada satu lagu terlebih dahulu.

“Kalau untuk Ramadan, saya kayaknya fokus di lagu ini (Ketika Tangan dan Kaki Berkata),” ujar Cakra Khan kepada Tribun.

Menariknya, Ramadan tak membuat Cakra mengurangi aktivitas panggung. Ia menegaskan prinsip hidupnya sederhana kerja tetap kerja, termasuk saat berpuasa. Meski diakuinya, tantangan fisik tetap terasa ketika jadwal manggung padat di bulan puasa. “Kadang kalau waktunya pas puasanya kerasa. Tapi justru diusahakan seaktif mungkin, kerja tetap kerja supaya fokusnya ke hal lain,” kata Cakra.

Tidak hanya dari sisi hiburan seperti konser, sinetron dan acara komedi, artis juga bisa meraup cuan dari bisnis daring pakaian muslim seperti hijab dan sebagainya. Baru-baru ini, aktris sekaligus desainer Shireen Sungkar meluncurkan koleksi busana terbarunya bertajuk Luminaire dari Shi by Shireen sebagai bagian dari rangkaian penyambutan Ramadan dan Idul Fitri 2026. 

Bahkan sebelum memasuki bulan puasa, koleksi ini sudah mencatat penjualan yang cukup baik di pasaran. Berdasarkan pantauan Tribunnews di Shopee pada Jumat (6/2/2026), koleksi Luminaire tersedia dalam empat tipe, yakni untuk wanita dewasa, pria dewasa, anak perempuan, dan anak laki-laki.

Untuk kategori wanita dewasa, desain bertajuk Serina Set Luminaire SHI menjadi yang termahal dengan harga Rp 1.046.000 dan telah terjual sebanyak 10 potong. Sementara itu, desain pria dewasa dibanderol Rp 540.500 dengan total penjualan mencapai 16 potong.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini