Sejak berdiri pada 1997, organisasi yang beranggotakan Indonesia, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, Turki, dan anggota terbaru Azerbaijan (2025) ini terus fokus pada ketahanan ekonomi.
Indonesia saat ini menjabat sebagai Ketua D-8 untuk kedua kalinya setelah periode 2006–2007.
Rotasi kepemimpinan dilakukan setiap dua tahun berdasarkan urutan alfabet bahasa Inggris.
Di bawah kepemimpinan Indonesia periode 2026–2027, tema yang diusung adalah:
"Menavigasi Pergeseran Global: Memperkuat Kesetaraan, Solidaritas, dan Kerja Sama untuk Kemakmuran Bersama."
Dalam masa keketuaannya, Indonesia mengusung lima prioritas utama:
- Integrasi ekonomi dan perdagangan.
- Pengembangan ekonomi halal.
- Ekonomi biru dan transisi hijau.
- Konektivitas dan kerja sama digital.
- Penguatan kelembagaan.
Gelaran ini akan diawali dengan pertemuan tingkat menteri luar negeri serta forum bisnis dan investasi guna memastikan kesepakatan yang diambil memiliki dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Baca tanpa iklan