News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Ramadan dan THR Jadi Sentimen Positif Emiten Sektor Ritel, Bagaimana Target Harga Saham ERAA?

Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HARGA SAHAM - Pengunjung melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Target harga saham ERAA berada di kisaran Rp540—Rp585, dengan estimasi optimistis mencapai Rp680. 

Ringkasan Berita:

  • Momentum Ramadan dan pencairan THR menjadi katalis musiman bagi kinerja ritel, termasuk ERAA.
  • Analis memproyeksikan pendapatan tumbuh di atas 5 persen, didorong rilis iPhone 17 dan kontribusi smartphone hampir 80%.
  • Diversifikasi lifestyle dan EV serta ekspansi jaringan menopang prospek jangka panjang, dengan target harga hingga Rp680.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Periode Ramadan dan Lebaran kembali menjadi momentum penting bagi sektor ritel, terlebih saat pencairan Tunjangan Hari Raya (THR).

Pola musiman ini kerap menopang kinerja emiten atau perusahaan publik sektor ritel terutama pada kategori gadget seperti PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).

Analis Kiwoom SekurItas, Abdul Azis memproyeksikan pertumbuhan pendapatan ERAA di atas 5?rdasarkan rata-rata pendapatan 5 tahun ke belakang. 

Baca juga: IHSG Rontok 2 Persen Imbas Perang Israel-AS vs Iran, Bos BEI: Tetap Rasional, Sesuaikan Strategi

“Peluncuran iPhone 17 kami pandang sebagai salah satu  katalis kuat bagi ERAA, mengingat kontribusi smartphone dan tablet yang mencapai hampir 80?ri total pendapatan. Antusiasme terhadap produk flagship ini berpotensi meningkatkan volume penjualan dan product mix, sehingga mendukung ekspansi margin serta memperkuat momentum ekspansi jaringan ritel perusahaan. Untuk valuasi 5 tahun ke depan kondisi ekonomi dan geopolitik ke depan dapat dijadikan pertimbangan," paparnya dikutip Senin (2/3/2026).

Dari sisi operasional, ekspansi tetap menjadi motor pertumbuhan. Melalui entitas anak PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), perseroan memperluas penetrasi pasar dengan pembukaan gerai JD Sports di Manado. 

Langkah ini memperkuat positioning ERAA di segmen lifestyle yang memiliki margin relatif lebih tinggi.

Perseroan juga mendorong diversifikasi produk dan pengembangan ekosistem bisnis, antara lain melalui pop-up store XPeng di kota Bandung untuk memperkenalkan lini kendaraan listrik, serta kemitraan distribusi dengan Belkin guna memperkuat portofolio aksesori premium.

Praktisi Trading sekaligus Board of Director International Federation of Technical Analyst (IFTA), Indrawijaya Rangkuti, menilai, kehadiran lini bisnis seperti ERAL (produk wearable, olahraga) dan  Erajaya Food & Nourishment membuat perusahaan mampu menangkap porsi belanja THR masyarakat di berbagai titik sentuh, bukan hanya di penjualan ponsel pintar.
 
“Melihat langkah strategis manajemen, saya memproyeksikan ERAA berada dalam fase pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Perusahaan kerap menargetkan segmen non-telepon seluler (seperti gaya hidup aktif dan kendaraan listrik melalui XPENG) menyumbang sekitar 25% hingga 30?ri total pendapatan dalam beberapa tahun ke depan. Jika transisi ini mulus, ERAA tak lagi sekedar ‘toko hp’ melainkan raksasa ritel gaya hidup modern," paparnya.

Dengan proyeksi pertumbuhan tersebut, Indrawijaya menilai mayoritas analis memberikan rekomendasi BUY (Beli) atau outperform. 

Jika melihat dari segi fundamental dan momentum saat ini, target harga saham ERAA berada di kisaran Rp540—Rp585, dengan estimasi optimistis mencapai Rp680.

“Saat ini ERAA seringkali diperdagangkan dengan valuasi yang menarik dibanding rata-rata historisnya. Hal ini menjadikan pilihan investasi yang prospektif untuk jangka menengah—panjang,” jelas Indrawijaya.

Tercatat pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, saham ERAA melemah 0,91 persen atau 4 poin ke level Rp436 per saham.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini