"Kami mengoptimalkan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB), menambah trip dan armada kapal, serta melakukan pengendalian ritme kendaraan melalui buffer zone. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus kendaraan logistik tetap terlayani dengan baik tanpa mengganggu kelancaran arus penumpang," ungkap Heru.
Sementara itu, arus balik dari Sumatera ke Jawa tercatat hampir sepenuhnya terdistribusi. Hingga H+8, sebanyak 814.821 penumpang telah kembali atau setara 99 persen dari total saat arus mudik.
Untuk kendaraan, jumlah yang kembali mencapai 218.822 unit atau sekitar 100 persen dari total keberangkatan. ASDP akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas layanan ke depan.
"Sebagai penghubung vital dalam sistem transportasi nasional, kami berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan layanan, sekaligus menghadirkan pengalaman penyeberangan yang prima bagi seluruh masyarakat," kata Heru.
Baca tanpa iklan