News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Makin Dinamis, Rantai Pasok Global Terus Cari Akses Pasar ke Industri F&B Indonesia

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RANTAI PASOK INDUSTRI F&B - Industri makanan dan minuman (F&B) di Indonesia semakin dinamis dengan kebutuhan yang semakin luas terhadap produk dan akses lintas negara. Perubahan dalam rantai pasok global mendorong pelaku industri F&B lebih terbuka dan adaptif.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Industri makanan dan minuman (F&B) di Indonesia bergerak makin dinamis, dengan kebutuhan yang semakin luas terhadap produk dan akses lintas negara. 

Dalam beberapa waktu terakhir, dinamika global turut memengaruhi rantai pasok, termasuk ketersediaan bahan baku makanan hingga kebutuhan dasar kemasan seperti plastik, sehingga pelaku usaha dituntut lebih adaptif dalam mencari alternatif sumber produk dan mitra dari berbagai sumber.

"Kebutuhan akan akses global dalam industri F&B kini semakin nyata. Perubahan dalam rantai pasok global mendorong pelaku industri untuk berpikir lebih terbuka dan adaptif," ungkap Royanto Handaya, Presiden Direktur Panorama Media dikutip Jumat, 24 April 2026.

Baca juga: Geopolitik Tekan Harga Plastik, Kemenperin Pacu Inovasi Kemasan Ramah Lingkungan

"Bersama Huamo Expo, kami melihat MoreFood Expo 2026 hadir di waktu yang sangat tepat sebagai upaya untuk menjawab kebutuhan tersebut, sehingga pelaku industri di Indonesia dapat tetap menjalankan bisnisnya dengan lebih stabil di tengah dinamika yang terjadi,” ujarnya.

Selama empat hari pada 7–10 Mei 2026 pihaknya menyelenggarakan kegiatan B2B MoreFood Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Kegiatan ini akan melibatkan banyak pelaku usaha di industri F&B serta, pemasok buyer, maupun pengunjung melihat langsung dinamika industri F&B serta menjajaki peluang kolaborasi bisnis.

Pihaknya mengundang lebih dari 1.200 exhibitor lokal dan internasional demi menjadikan ajang ini hub untuk mempertemukan pemasok global dengan buyer di Indonesia dan juga Asia, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk terlibat dalam pemanfaatan teknologi terbaru dan jaringan distribusi yang efisien.

"Banyak exhibitor internasional hadir dengan keseriusan untuk menjajaki pasar Indonesia, termasuk dalam mencari distributor, reseller dan partner bisnis yang tepat," ujarnya.

Carrie Wang, General Manager of Huamo Group (MoreFood Expo), mengatakan penyelenggaraan MoreFood Expo untuk memberikan kesempatan ke pengunjung pengalaman yang benar-benar sesuai kebutuhan.

“Mereka bertemu langsung dengan supplier lokal dan internasional berkualitas dan terkurasi, melihat lebih banyak pilihan, membandingkan secara langsung, dan menemukan opsi yang lebih kompetitif agar bisnisnya tetap berjalan di tengah dinamika pasar saat ini,” ujarnya.

Royanto menambahkan, pihaknya menyelenggarakan MoreFood Expo 2026 bersamaan dengan penyelenggaraan Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) dan Cafe & Brasserie Expo (CBE) dan akan menarik hingga 30.000 pengunjung.

MoreFood Expo sendiri menargetkan sekitar 15.000 pelaku industri dan pengunjung.

Pihaknya juga menggelar sejumlah program business matching dan hosted buyer program, sesi workshop dan diskusi, live cooking demo, produk baru serta area inspirasi yang menghadirkan wawasan baru seputar industri F&B.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini