News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Emiten IMPC Kantong Pendapatan Rp1,2 Triliun, Laba Bersih Rp203 Miliar

Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

IHSG - Pengunjung mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Pada perdagangan sesi kedua hari ini, sekitar pukul 14.43 WIB saham IMPC naik 7,44 persen ke level Rp2.310 per saham dari posisi penutupan sebelumnya Rp2.150 per saham.

Ringkasan Berita:

  • IMPC catat pendapatan Rp1,2 triliun atau tumbuh 25,4 persen YoY dan laba naik 32,9% jadi Rp203 miliar.
  • Kinerja terdorong normalisasi aktivitas pasca Lebaran.
  • Tantangan global tekan pasokan bahan baku, namun target 2026 tetap dipertahankan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Emiten atau perusahaan publik PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) pada kuartal I 2026 membukukan pendapatan sebesar Rp 1,2 triliun. 

Angka tersebut naik, 25,4% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 937 miliar. 

Sedangkan laba bersih melonjak 32,9% secara tahun dari Rp 152 miliar di kuartal I-2025 menjadi Rp 203 miliar di kuartal I-2026. 

Baca juga: IHSG Ambles Usai Pengumuman Terbaru dari MSCI, Saham BBRI Anjlok 4,65 Persen

IMPC merupakan emiten yang memproduksi dan mendistribusikan bahan bangunan serta barang plastik.

Direktur Utama Impack Pratama Industri Haryanto Tjiptodihardjo menyampaikan, periode pasca-Lebaran mendorong kinerja seiring normalisasi aktivitas, yang tahun ini terjadi pada kuartal dua. 

Namun dinamika geopolitik global, kata Haryanto, khususnya konflik Timur Tengah menekan rantai pasok meningkatkan biaya logistik dan harga bahan baku serta menyebabkan keterbatasan pasokan polimer. 

“Memasuki kuartal dua, kami melihat adanya tantangan yang cukup signifikan akibat kondisi global yang tidak menentu,” paparnya dikutip Rabu (29/4/2026).

Haryanto pun menegaskan IMPC akan secara hati-hati mengelola kapasitas produksi di tengah keterbatasan pasokan bahan baku serta tekanan kenaikan harga, dengan tetap menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan pangsa pasar. 

Di tengah berbagai tantangan tersebut, IMPC tetap mempertahankan target kinerja untuk tahun buku 2026 dengan pendapatan sebesar Rp 5,1 triliun dan laba bersih di atas Rp 700 miliar. 

Pada perdagangan sesi kedua hari ini, sekitar pukul 14.43 WIB saham IMPC naik 7,44 persen ke level Rp2.310 per saham dari posisi penutupan sebelumnya Rp2.150 per saham.

 


Artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul Pendapatan dan Laba Bersih IMPC Kompak Tumbuh Double Digit di Kuartal I-2026

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini