"Kalau harga (minyak dunia) turun, ya (Pertamax 92) tidak naik."
"Tapi kalau harganya begini terus, ya mungkin pasti ada penyesuaian," kata Bahlil saat jumpa pers di Kantor Kementerian ESDM RI, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga masih melakukan evaluasi terkait kemungkinan penyesuaian harga BBM non-subsidi, khususnya Pertamax dan Pertamax Green.
“Masih dalam tahap evaluasi,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, Selasa (21/4/2026).
Oleh sebab itu, Roberth belum dapat memberikan kepastian mengenai peluang kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green.
Dikutip dari Kompas.com, ia menegaskan, keputusan masih menunggu hasil evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait.
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Seno Tri Sulistiyono, Kompas.com)
Baca tanpa iklan