News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Telco Update

Telkom Bukukan Kinerja Resilien pada 2025, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen

Editor: Content Writer
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KINERJA TELKOM 2025 - Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan paparan kinerja PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk tahun buku 2025. Telkom mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun dengan Total Shareholder Return mencapai 35,7 persen, sejalan dengan akselerasi eksekusi strategi transformasi TLKM 30.

Selain itu, TelkomGroup juga mengoperasikan 28 fasilitas edge data center NeuCentrIX dengan skala dan kapasitas lebih kecil guna mendukung kebutuhan layanan data center dan cloud yang lebih dekat dengan pengguna.

Pada bisnis menara telekomunikasi dan fiber-to-the-tower (FTTT), Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp 9,5 triliun dengan net income margin sebesar 22,2 persen dan EBITDA margin 82,2 persen.

Kinerja tersebut didukung oleh rasio jumlah penyewa sebesar 1,57x atas kepemilikan dari sebanyak 40.230 menara telekomunikasi, yang menjadikan Mitratel sebagai perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara.

Selanjutnya, pada bisnis wholesale and international service, perseroan berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp10,7 triliun. Hingga saat ini, TelkomGroup melalui Telin telah tergabung dalam 27 sistem kabel laut internasional.

Pada segmen B2B ICT, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp15,3 triliun yang terdiri dari bisnis konektivitas, manage solution, dan digital. Adanya kebijakan efisiensi pemerintah turut berdampak pada penurunan permintaan terhadap solusi korporasi yang didominasi oleh pelanggan pemerintahan, korporasi besar, swasta, dan UKM.

Meski demikian, Telkom tetap optimistis terhadap potensi pertumbuhan dan mendorong inovasi serta penguatan kapabilitas. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui layanan dan solusi connectivity+, cybersecurity, dan artificial intelligence (AI), serta mendorong pengembangan melalui kemitraan strategis dengan pemain teknologi global.

Baca juga: Telkom AI Center Makassar Siap jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Pertumbuhan bisnis infrastruktur didorong oleh konsistensi TelkomGroup dalam menjaga disiplin investasi. Realisasi belanja modal pada 2025 tercatat sebesar Rp27,5 triliun atau 18,8 persen dari total pendapatan.

Mayoritas belanja modal sebesar 93 persen dialokasikan untuk perluasan infrastruktur segmen B2C, B2B infrastructure, dan internasional. Sementara itu, investasi yang tersisa dialokasikan untuk mendukung pengembangan platform digital dengan tetap mengoptimalkan synergy value.

"Sepanjang tahun 2025, Telkom telah berhasil menjaga kinerja yang stabil berkat strategi transformasi TLKM 30. Di tahun 2026, Telkom berada pada fase penting dalam mengakselerasi dan melanjutkan eksekusi transformasi," kata Dian.

Dian menambahkan, dengan disiplin operasional, Telkom semakin yakin dapat memperkuat daya saing dan menciptakan nilai yang berkelanjutan.

"Ke depan, Telkom akan terus melangkah dengan arah yang lebih terstruktur untuk menghadirkan kinerja yang semakin solid serta memberikan manfaat optimal bagi seluruh pemangku kepentingan," terang Dian.

Baca juga: Telkom Indonesia Percepat Eksekusi Transformasi TLKM 30, Fokus Perkuat Fundamental Bisnis

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini