News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menko Airlangga Pimpin Pertemuan Indonesia–Rusia Bahas Kerja Sama Perdagangan, Energi, dan Pertanian

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KERJA SAMA INDONESIA - RUSIA - Indonesia dan Rusia membahas kerja sama perdagangan, ekonomi dan teknik, sebagai rangkaian acara penyelenggaraan SKB ke-14 Indonesia – Rusia pada Selasa (12/5/2026) di Kazan, Federasi Rusia.

 

Ringkasan Berita:

  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan DPM Rusia Denis Manturov memimpin pertemuan SKB Indonesia–Rusia di Kazan untuk membahas penguatan kerja sama perdagangan, energi, pertanian, dan investasi. 
  • Kedua negara membahas percepatan ratifikasi dan implementasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) yang membuka akses pasar produk unggulan Indonesia ke kawasan Eurasia.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Deputi Pertama Perdana Menteri Federasi Rusia Denis Manturov selaku Ketua Bersama (Co-Chairs) Sidang Komisi Bersama (SKB) Indonesia – Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi dan Teknik, melakukan pertemuan secara terbatas sebagai rangkaian acara penyelenggaraan SKB ke-14 Indonesia – Rusia pada Selasa (12/5/2026) di Kazan, Federasi Rusia.

Pertemuan Co-Chairs SKB Indonesia – Rusia menjadi forum strategis bagi kedua negara untuk meninjau kembali berbagai perkembangan atas implementasi dari hasil-hasil Pertemuan SKB sebelumnya, membahas kemajuan kerja sama di berbagai sektor prioritas.

Selain itu juga mengevaluasi berbagai isu yang masih memerlukan tindak lanjut dalam hubungan ekonomi Indonesia–Rusia. 

Baca juga: Indonesia dan Rusia Makin Akrab, Kemenperin Jajaki Kerja Sama Industri Manufaktur hingga Farmasi

Pada kesempatan tersebut, Co-Chairs SKB membahas sejumlah isu strategis yang mencakup penguatan akses pasar dan kerja sama sektor pertanian, kerja sama energi terbarukan, peluang peningkatan investasi, termasuk pada kawasan ekonomi khusus, serta penguatan kerangka hukum dan kelembagaan kerja sama bilateral. 

Kedua pihak juga membicarakan perihal perkembangan ratifikasi dan implementasi dari Indonesia – Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA), yang telah ditandatangani pada tanggal 21 Desember 2025 dan saat ini sedang menjalani proses ratifikasi domestik. 

Perjanjian perdagangan dengan EAEU akan memberikan akses pasar, di mana EAEU membuka akses produk prioritas seperti minyak sawit dan turunannya, kopi, kakao, produk perikanan, tekstil, alas kaki, dan furnitur.

Menko Airlangga menyampaikan bahwa Pertemuan Co-Chairs ini mencerminkan komitmen kuat kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi yang konkret, pragmatis, dan saling menguntungkan.

“Indonesia memandang Rusia sebagai mitra paling strategis di kawasan Eurasia. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerjasama yang telah berjalan dan mendorong penyelesaian berbagai agenda kerja sama prioritas kedua negara,” ujar Menko Airlangga ditulis Rabu (13/5/2026).

Sementara itu, DPM Denis Manturov menegaskan komitmen kuat dari pihak Rusia untuk terus meningkatkan hubungan ekonomi bilateral dengan Indonesia melalui penguatan kerja sama di sektor-sektor strategis.

Sektor strategis yang ikut dibahas antara lain sektor pertanian terkait akses produk agro Indonesia untuk ekspor ke Rusia, penjajakan dan potensi impor daging serta produk pupuk dan fertilizer, yang dijelaskan oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. 

Terkait dengan sektor energi juga dibahas mengenai tindaklanjut rencana pembelian minyak, pengembangan ladang migas, perkembangan proyek GRR Tuban dan kerjasama energi nuklir, yang dijelaskan oleh Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung. 

Di sektor perdagangan, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menjelaskan terkait upaya mendorong ekspor Indonesia ke Rusia dan proses ratifikasi serta implementasi Indonesia-EAEU FTA. 

Pada kesempatan tersebut, ikut dibahas juga mengenai rencana kerjasama pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (Special Economic Zone) antara Indonesia dan Rusia. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini