Untuk mendukung pengembangan biomassa, PT BWI telah berinvestasi pada tiga mesin produksi dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton per bulan.
“Artinya kapasitas kami saat ini sekitar 3.000 ton per bulan. Kalau kontrak dengan PLN mencapai 6.000 ton, mudah-mudahan dalam tiga sampai empat bulan bisa selesai,” ujar Robani
Saat ini, produksi PT BWI masih berada di kisaran 1.500 ton per bulan atau sekitar 50 persen dari kapasitas terpasang.
Ia menambahkan, pengembangan biomassa tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
“Produksi 1.000 sampai 1.500 ton saja sudah melibatkan sekitar 60 orang mulai dari pengumpul, pengangkut hingga produksi. Kalau nanti kapasitas naik menjadi 3.000 sampai 4.000 ton per bulan, mungkin lebih dari 100 orang bisa terlibat,” ujar Robani.
Baca tanpa iklan