TRIBUNNEWS.COM - Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan tren pelemahan menjelang akhir Mei 2026.
Level psikologis Rp 18.000 per Dolar AS kini kian dekat menyusul penguatan mata uang Paman Sam tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan langsung dari data resmi Kurs Transaksi Bank Indonesia (BI) terbaru yang diperbarui pada Jumat (29/5/2026), Bank Indonesia menetapkan kurs jual Dolar AS di angka Rp 17.877,94, sementara kurs belinya berada di level Rp 17.700,06.
Terdapat selisih atau margin sebesar Rp 177,88 antara kurs jual dan beli di bank sentral tersebut.
Tren Kenaikan Berdasarkan Grafik Bank Indonesia
Jika melihat grafik pergerakan harian yang dirilis oleh Bank Indonesia, terlihat tren depresiasi Rupiah yang cukup konsisten sepanjang pertengahan hingga akhir bulan ini.
Pada 12 Mei 2026, nilai tukar Dolar AS terpantau masih berada di kisaran Rp 17.500.
Angka ini kemudian mulai merangkak naik pada rentang 13 hingga 18 Mei di kisaran Rp 17.580 hingga Rp 17.600.
Peningkatan yang lebih signifikan mulai terlihat memasuki tanggal 19 dan 20 Mei.
Pada dua hari tersebut, grafik Dolar AS bergerak naik menyentuh level Rp 17.750 hingga menembus batas Rp 17.800.
Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas Hampir Sentuh Rp17.900 per Dolar AS, Berikut Faktor Pemicunya
Meski pergerakannya sempat tertahan di kisaran Rp 17.760 pada 21 hingga 22 Mei, nilai tukar Dolar AS kembali menunjukkan tren penguatan pada pekan terakhir bulan Mei.
Mulai tanggal 25 hingga 26 Mei, kurs kembali bergerak naik dari angka Rp 17.800 menuju kisaran Rp 17.830, sebelum akhirnya mencapai titik tertingginya pada hari ini, 29 Mei 2026, di angka Rp 17.877,94.
Rupiah Juga Babak Belur Hadapi Mata Uang Tetangga
Selain Dolar AS, data Kurs Transaksi Bank Indonesia pada 29 Mei 2026 juga menunjukkan pelemahan Rupiah terhadap beberapa mata uang utama dunia dan regional lainnya.
Mata uang Euro (EUR), misalnya, terpantau memiliki kurs jual di angka Rp 20.806,35.
Sementara itu, Dolar Singapura (SGD) turut menguat dengan kurs jual mencapai Rp 13.994,47, mendekati level Rp 14.000.
Baca tanpa iklan