News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gejolak Rupiah

Rupiah Tertekan Dolar AS, Pemerintah Perlu Ambil Langkah Redam Lonjakan Harga Barang

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TEKANAN RUPIAH - Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute yang juga Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama meminta pemerintah mengambil langkah untuk meredam tekanan terhadap mata uang nasional.

Kenaikan kebutuhan dolar AS terjadi karena sejumlah faktor musiman, mulai dari pembayaran utang luar negeri hingga repatriasi dividen perusahaan.

“Permintaan valas meningkat secara musiman untuk berbagai keperluan, seperti pembayaran utang luar negeri, repatriasi dividen perusahaan baik swasta maupun badan usaha milik negara, dan kebutuhan operasional impor bahan baku serta pengeluaran program-program ambisius pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis yang benar-benar menguras anggaran negara,” kata Sandri.

Ia menilai berbagai kebutuhan tersebut membuat permintaan dolar AS di pasar meningkat, sementara tekanan terhadap rupiah masih berlangsung.

Pelemahan rupiah memiliki dampak luas terhadap perekonomian nasional.

Selain meningkatkan biaya impor, kondisi tersebut juga berpotensi memicu kenaikan harga barang dan jasa, terutama produk yang bergantung pada bahan baku dari luar negeri.

Karena itu, pemerintah dinilai perlu mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus memastikan kondisi fiskal tetap sehat di tengah berbagai program prioritas yang sedang dijalankan.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini