News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Makan Bergizi Gratis

Stok Susu Nasional Tertekan Imbas Program MBG, Pemerintah Mulai Kewalahan

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: willy Widianto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SUSU UNTUK MBG - Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Meriyanti Punguan Pitaloka (kedua dari kanan) saat jumpa pers Hari Susu Nusantara, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Meriyanti menyatakan kebutuhan susu untuk MBG tembus 4,8 Miliar kemasan.

“Saat ini ada 29.670 dapur yang sudah beroperasi. Kemudian, ada 63.013.000 lebih penerima manfaat. Setiap SPPG diwajibkan memberikan minuman atau susu ini dua kali dalam seminggu,” kata Gunalan.

“Nah, sehingga untuk kebutuhan susu yang sangat besar ini, kami juga agak kewalahan,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar terjadi di daerah-daerah terpencil yang masih menghadapi persoalan distribusi dan keterbatasan akses transportasi.

Selain itu, besarnya volume kebutuhan dari program MBG juga mulai memberikan tekanan terhadap stok susu yang tersedia di pasar umum.

“Nah, sehingga memang ada dua penyebab utama sebenarnya. Yang pertama adalah daerah-daerah yang terpencil, misalnya mungkin karena transportasi ke sana agak susah. Kemudian, yang kedua, tadi karena besarnya jumlah penerima manfaat,” jelasnya.

Dalam situasi tertentu, sejumlah dapur MBG akhirnya terpaksa melakukan substitusi ketika pasokan susu tidak tersedia.

Baca juga: Penerima MBG Makin Banyak, BGN Klaim Kewalahan Penuhi Kebutuhan Susu

Menurut Gunalan, petugas dapur di lapangan biasanya mengganti susu dengan sumber protein dan kalsium lainnya agar kebutuhan gizi penerima manfaat tetap terpenuhi.

“Rekan-rekan kami di lapangan, khususnya yang di dapur, apabila tidak mendapatkan susu di pasar, itu biasanya mereka mengganti dengan sumber protein lainnya,” tegasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini