TRIBUNNEWS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) atau yang juga dikenal dengan indeks Composite kembali mencatatkan kinerja negatif pada penutupan perdagangan hari Kamis (4/6/2026).
IHSG terpaksa ditutup melemah cukup dalam, yakni sebesar 1,70 persen dan mendarat di level 5.839,78.
Penurunan ini menunjukkan tekanan jual yang masih mendominasi pasar saham Indonesia sepanjang hari.
Pergerakan Saham Sepanjang Hari
Berdasarkan grafik pergerakan harian, IHSG sudah menunjukkan tekanan yang berat sejak awal sesi perdagangan.
Indeks sejatinya sempat menyentuh titik tertingginya di level 5.943,87, namun tak kuasa menahan arus pelemahan hingga sempat terperosok cukup jauh ke titik terendah di level 5.644,23.
Pantauan pergerakan intraday menunjukkan bahwa penurunan paling tajam terjadi menjelang pukul 10.00 pagi waktu setempat.
Setelah penurunan tajam tersebut, indeks terlihat kesulitan bangkit dan hanya bergerak mendatar di zona merah hingga bel penutupan dibunyikan pada pukul 16.00 WIB.
Indeks Kelompok Saham Turut Berguguran
Baca juga: Pemerintah Tidak akan Intervensi Pasar saat IHSG Terkoreksi, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Koreksi pada laju IHSG ini juga sejalan dengan memerahnya mayoritas indeks acuan utama lainnya di Bursa Efek Indonesia.
Indeks LQ45, yang berisi 45 saham paling likuid dengan fundamental perusahaan yang dinilai baik oleh bursa, juga harus puas ditutup melemah sebesar 1,37 persen ke posisi 580,91.
Kondisi yang tidak jauh berbeda juga dialami oleh indeks IDX80 yang mencatatkan penurunan senilai 1,63 persen ke level 87,34.
Tren pelemahan yang merata juga terlihat jelas pada berbagai indeks sektoral dan tematik lainnya pada rekapitulasi sore hari.
Indeks INFOBANK15 terpantau mencatatkan persentase penurunan yang cukup tajam yakni mencapai 2,42 persen.
Pelemahan ini disusul oleh indeks IDXSCM-COM yang juga anjlok hingga 2,3 persen.
Sementara itu, beberapa indeks lain seperti KOMPAS100 turun 1,55 persen, BISNIS-27 turun 1,46 persen, dan Jakarta Islamic Index (JII) yang berisi saham-saham syariah mencatatkan koreksi yang paling ringan di antara daftar utama, yaitu sebesar 0,47 persen.
Baca tanpa iklan