TRIBUNNEWS.COM - Setiap orang tua tentu memimpikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya sebagai bekal utama di masa depan yang lebih cerah.
Namun, realitas menunjukkan bahwa biaya pendidikan terus meningkat setiap tahunnya. Bahkan, kerap kali melampaui laju inflasi rata-rata.
Agar tidak menjadi beban finansial yang mengejutkan, maka diperlukan pemahaman terkait cara menyiapkan dana pendidikan anak sedini mungkin.
Tujuannya adalah agar impian besar sang buah hati tidak terhambat oleh masalah biaya di kemudian hari. Untuk selengkapnya, simak pembahasan lebih lanjut di bawah ini.
Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak
Menyiapkan dana pendidikan sejak dini merupakan langkah strategis untuk menjamin masa depan buah hati tanpa harus mengorbankan stabilitas keuangan.
Terdapat berbagai langkah persiapan yang dapat dilakukan. Adapun beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
-
Tentukan Target Jenjang dan Riset Biaya Pendidikan Anak
Untuk menyiapkan dana, cobalah identifikasi jenjang pendidikan anak terlebih dahulu guna menentukan institusi yang ditargetkan, baik itu negeri, swasta, atau luar negeri.
Setelah itu, lakukan riset komponen biaya saat ini, seperti uang pangkal, SPP, buku, dan lainnya demi memperoleh gambaran nominal dasar yang dibutuhkan.
Lalu, hitung proyeksi harganya di masa depan dengan menjumlahkan asumsi inflasi tahunan supaya nilai dana yang telah dihimpun tidak berkurang saat waktu masuk sekolah anak tiba. -
Buat Pos dan Rutin Alokasikan Dana Tabungan
Sebaiknya, segera pisahkan dana pendidikan anak ke dalam rekening khusus agar tidak tercampur dengan kebutuhan operasional harian.
Kunci keberhasilannya adalah disiplin dalam menyisihkan dana di awal bulan. Agar lebih mudah, aktifkan sistem autodebit (pemisahan manual secara konsisten). -
Pilih Instrumen Jangka Panjang
Alih-alih membiarkan dana mengendap di tabungan biasa yang bunga tergerus inflasi, lebih baik alokasikan ke instrumen investasi jangka panjang, salah satunya emas.
Sebab, aset tersebut tahan terhadap laju inflasi. Nilainya yang nyata cenderung naik dari waktu ke waktu sehingga dana pendidikan anak bisa benar-benar mengalami pertumbuhan. -
Miliki Asuransi Pendidikan dan Evaluasi Berkala
Mengingat perencanaan ini bersifat jangka panjang, memiliki asuransi pendidikan sangat dibutuhkan sebagai jaring pengaman.
Dengan demikian, kelangsungan sekolah tetap terjamin secara finansial meskipun terjadi risiko tidak terduga. Jangan lupa lakukan evaluasi berkala terhadap portofolio tabungan.
Ini bertujuan untuk menyesuaikan target dana apabila terjadi lonjakan biaya sekolah yang tidak terduga atau adanya perubahan kondisi finansial keluarga.
Baca juga: Tring! By Pegadaian Resmi Diluncurkan, Hadirkan Ekosistem Keuangan Digital Terintegrasi
Itulah beberapa cara menyiapkan dana pendidikan anak yang bisa dilakukan. Sebagai langkah taktis untuk mengamankan nilai dana dari inflasi tinggi, konversi alokasi bulanan ke saldo emas.
Nah, cobalah memanfaatkan Tabungan Emas dari Pegadaian yang memungkinkan pembelian minimal Rp10 ribuan saja. Cukup akses layanan melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.
Lebih dari sekadar platform investasi, Tring! by Pegadaian hadir sebagai aplikasi bantu pengatur keuangan keluarga secara menyeluruh dan terukur dalam satu genggaman.
Tunggu apa lagi? Yuk, siapkan dan jaga dana pendidikan anak di masa depan agar tetap utuh dengan layanan Tabungan Emas di Tring! by Pegadaian sekarang!
Baca juga: Cerita Generasi Milenial Pilih Tabungan Emas Pegadaian, Jadi Investasi hingga Modal Bangun Rumah
Baca tanpa iklan