Lewat layanan digital ini, pelanggan perempuan dapat memilih tempat duduk yang bersebelahan dengan sesama perempuan melalui integrasi data NIK yang mendeteksi gender secara otomatis.
Berbagai upaya tersebut pun otomatis memperkuat posisi KAI sebagai salah satu wajah transportasi publik Indonesia yang berdaya saing.
Saat ini, Djoko melihat layanan transportasi publik di Jakarta telah berkembang menjadi benchmark bagi pemerintah daerah dan operator transportasi di berbagai wilayah Indonesia. Pengelolaan sistem metro di ibu kota dinilai telah menunjukkan praktik yang baik sehingga tidak selalu perlu mencari referensi ke luar negeri untuk menemukan contoh terbaik.
Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa Indonesia mampu menghadirkan standar pelayanan transportasi publik yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Dalam konteks tersebut, layanan KAI menjadi salah satu bukti nyata bahwa kualitas layanan yang dibangun secara konsisten dapat berkembang dari sekadar sarana transportasi menjadi sumber inspirasi bagi berbagai sektor pelayanan publik di Indonesia,” ujarnya.
Baca tanpa iklan