News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nilai Tukar Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Senin 15 Juni 2026 Menguat terhadap Dolar AS

Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RUPIAH - Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di VIP Money Changer, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Berikut penjelasan tentang nilai tukar rupiah pada hari ini, Senin (15/6/2026).

TRIBUNNEWS.COM – Nilai tukar rupiah hari ini, pada Senin (15/6/2026) menunjukkan adanya penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Perubahan ini menjadi indikasi sinyal positif terhadap dinamika ekonomi regional.

Mengutip dari data Bank Indonesia pada hari ini, kurs beli dolar hari ini adalah Rp17.831,40.

Sementara kurs jual dolar hari ini, Senin (15/6/2026) adalah Rp18.010,60.

Rupiah masih berpeluang untuk mengalami penguatan yang lebih besar.

Baca juga: IHSG Menguat, Danantara: Investor Percaya Fundamental Ekonomi Indonesia

Nilai Tukar Rupiah di Bank Konvensional

  • BCA

e-Rate
Beli: Rp 17.675,00 per dollar AS
Jual: 17.695,00 per dollar AS

TT Counter
Beli: Rp 17.575,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS

Bank notes
Beli: Rp 17.575,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS

  • BNI

Special rates
Beli: Rp 17.665,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.705,00 per dollar AS

TT counter
Beli: Rp 17.620,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS

Bank notes
Beli: Rp 17.620,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS

Baca juga: Rupiah Melemah, Wamenperin Faisol Riza: Industri Tekstil Justru Panen Peluang Ekspor

  • Mandiri

Special rate
Beli: Rp 17.725,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.755,00 per dollar AS

TT Counter
Beli: Rp 17.550,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS

Bank notes
Beli: Rp 17.550,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS

Baca juga: Kurs Rupiah Hari Ini 29 Mei 2026: Makin Anjlok, Dolar AS Dekati Rp18.000

Faktor yang Mendorong Penguatan Rupiah

1. Kebijakan Suku Bunga Bank Indonesia

Ketika Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan, aset keuangan dalam rupiah menjadi lebih menarik bagi investor. 

2. Kekuatan Dolar AS

Dolar AS merupakan mata uang acuan dunia, maka saat dolar menguat secara global, banyak mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

3. Inflasi

Tingkat inflasi yang tinggi dapat mengurangi daya beli masyarakat dan menurunkan kepercayaan investor terhadap suatu mata uang. Inflasi yang terkendali umumnya mendukung stabilitas rupiah.

4. Situasi Politik dan Keamanan

Stabilitas politik dan keamanan memberikan kepastian bagi investor.

5. Kondisi Ekonomi dan Geopolitik Global

Perang, konflik internasional, krisis keuangan, hingga kebijakan bank sentral negara besar seperti Federal Reserve AS dapat memengaruhi pergerakan rupiah melalui sentimen pasar global.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini