Lukman kemudian melanjutkan perjalanan hingga menembus ke luar terowongan Moasiem dan menuju Maktab 51 tenda Misi Haji Indonesia.
Ia pun menyempatkan untuk menjenguk tenda-tenda dan posko kesehatan di Mina.
Suasana di Kota Mekkah sendiri saat ini sangat padat sehingga mobilitas pun dimungkinkan hanya dengan berjalan kaki meskipun untuk jarak yang terjauh sekalipun.
Demikian juga pergerakan Amirul Hajj yang juga dilakukan dengan berjalan kaki.
Baca tanpa iklan