Kedua, kata dia, kedisiplinan sopir bus. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak maktab untuk membantu mengkomunikasikan dengan para sopir bus ini.
“Tantangan setiap tahunnya transportasi jemaah adalah banyak sopir nakal yang tidak segera kembali ke hotel setelah tiba di Arafah,” urainya.
Dan hal itu, kata dia, sudah diantisipasi dengan mematangkan koordinasi. Ia optimis pihak maktab dan sopir bisa komitmen dan disiplin dalam penjemputan.
“Harapan kami proses pengangkutan jemaah ini berjalan lancar dan tidak ada kendala. Semua jemaah haji bisa diangkut dalamtiga trip,” tutupnya. (Galih Lintartika)
Baca tanpa iklan