News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2026

PB PMII Dukung Rencana Bangun Kampung Haji di Makkah

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KAMPUNG HAJI - Ketua PB PMII, Rama Azizul Hakim. Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menilai langkah pemerintah dalam merencanakan pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah sebagai sebuah terobosan maju.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menilai langkah pemerintah dalam merencanakan pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah sebagai sebuah terobosan maju yang patut diapresiasi. 

PMII sendiri adalah organisasi mahasiswa ekstra kampus yang berdiri pada 17 April 1960 di Surabaya.

Organisasi ini berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah dan berstatus sebagai badan otonom dari Nahdlatul Ulama (NU). 

Kebijakan ini dinilai strategis mengingat besarnya jumlah jemaah haji asal Indonesia yang setiap tahun melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

Berdasarkan data penyelenggaraan ibadah haji, pada tahun 2025 jumlah jemaah haji Indonesia mencapai sekitar 221.000 orang. 

Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, sehingga membutuhkan dukungan fasilitas dan layanan yang memadai.

Baca juga: Kata Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal Soal Rencana Pembangunan Kampung Haji di Mekkah

Ketua PB PMII, Rama Azizul Hakim, menyampaikan bahwa rencana pembangunan Kampung Haji merupakan langkah progresif pemerintah yang perlu didukung secara penuh oleh seluruh elemen masyarakat. 

Menurutnya, keberadaan Kampung Haji diharapkan mampu menunjang pelaksanaan ibadah haji jemaah Indonesia agar lebih aman, nyaman, dan tertata dengan baik.

“Beberapa tahun terakhir, kita menyaksikan berbagai polemik dalam pelaksanaan ibadah haji, khususnya dari sisi fasilitas yang disediakan. Dengan adanya Kampung Haji, kami berharap ini menjadi solusi jangka panjang agar ke depan tidak lagi terjadi permasalahan fasilitas bagi jemaah haji Indonesia,” ujarnya kepada wartawan, dikutip Selasa (23/12/2025). 

“Proyeksi jangka panjang ini harus kita kawal bersama agar tetap on the track. Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan pembangunan, hingga perawatan ke depan,” tuturnya.

PB PMII menilai keberadaan Kampung Haji berpotensi menjadi sejarah baru bagi Indonesia dalam penyelenggaraan ibadah haji. Selain meningkatkan kenyamanan dan keamanan jemaah, Kampung Haji juga diharapkan mampu menekan biaya haji dalam jangka panjang sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.

LOKASI KAMPUNG HAJI INDONESIA - Kawasan Jabal Hindawiyah atau Bukit Hindawiyah yang berada di Jalan Mansyuriah dan Jalan Khalidiyah Makkah yang menjadi lokasi calon kampung haji Indonesia berdiri di Arab Saudi, Nanti di kawasan berjarak 2 km dari Masjidil Haram ini akan dibangun pusat pelayanan haji untuk jemaah haji Indonesia. (TRIBUNNEWS.COM/YULIS S)

PB PMII berharap pembangunan Kampung Haji dapat berjalan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia. Sejalan dengan itu, PB PMII juga mengapresiasi laporan Menteri Investasi/Kepala Danantara, Rosan Roeslani, yang menyebutkan bahwa pembangunan Kampung Haji ditargetkan dapat mulai dilaksanakan pada awal tahun 2026.

“Harapan kami, rencana ini dapat direalisasikan dengan baik dan benar demi kepentingan jamaah haji Indonesia serta peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji secara menyeluruh,” ujar Rama.

Diketahui, rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah adalah inisiatif pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan fasilitas khusus bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini