News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Haji 2026

Update Haji: 28.274 Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

UPDATE HAJI 2026 - Sebanyak 72 kloter atau 28.274 jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan ke Tanah Suci per Minggu (26/4/2026).

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 72 kloter atau 28.274 jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan ke Tanah Suci per Minggu (26/4/2026).

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff mengatakan, salah satu terobosan utama tahun ini adalah optimalisasi layanan fast track (Makkah Route) yang menjangkau lebih dari 125 ribu jemaah. 

Melalui layanan ini, proses keimigrasian Arab Saudi diselesaikan di Indonesia, sehingga jemaah tidak perlu antre saat tiba di Jeddah atau Madinah.

"Layanan fast track ini secara nyata mempercepat proses kedatangan jemaah di Tanah Suci. Jemaah bisa langsung menuju hotel tanpa harus melalui antrean panjang imigrasi, sehingga lebih nyaman, terutama bagi lansia dan kelompok rentan," ujar dia.

Layanan fast track tersedia di Bandara Soekarno-Hatta, Adisoemarmo Solo, Juanda Surabaya, dan Sultan Hasanuddin Makassar.

Penambahan Makassar menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan layanan.

Di Bandara Soekarno-Hatta, layanan ini melayani 13.751 jemaah dan petugas asal embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG), 12.295 jemaah dan petugas asal Jakarta Bekasi (JKS), serta 9.218 jemaah dan petugas asal Banten (JKB). 

Sementara itu, di Bandara Adisoemarmo Solo melayani 29.133 jemaah dan petugas serta di Bandara Juanda Surabaya sebanyak 44.080 jemaah dan petugas.

Terakhir di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, layanan ini menjangkau sebanyak 16.757 jemaah dan petugas.

Selain itu, pemerintah memastikan kesiapan transportasi udara melalui Garuda Indonesia dan Saudia Airlines yang berpengalaman dalam penerbangan haji.

"Sejak di embarkasi, kami pastikan jemaah mendapatkan layanan yang lengkap, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian dokumen, hingga akomodasi dan konsumsi yang memadai agar jemaah siap berangkat dalam kondisi prima," kata Maria.

Dari sisi layanan di embarkasi, jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan serta menerima dokumen penting seperti paspor, living cost 750 riyal Arab Saudi, gelang identitas, dan kartu Nusuk. 

Akomodasi dan konsumsi juga disiapkan untuk menjaga kondisi jemaah tetap prima sebelum keberangkatan.

Kemenhaj mengimbau jemaah menjaga kesehatan, membawa dokumen penting secara aman, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah.

Baca juga: Tiba di Makkah, Jemaah Haji 2026 Kini Tak Perlu Tunggu Lama untuk Istirahat di Kamar

Menhaj Apresiasi Layanan Fast Track

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas keberlanjutan layanan fast track yang dinilai sangat membantu kelancaran proses keberangkatan jemaah.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini