TRIBUNNEWS.COM - Wukuf di Arafah merupakan bagian dari puncak ibadah haji.
Wukuf secara bahasa artinya berhenti, sedangkan menurut istilah, artinya berdiam diri di Arafah dalam keadaan ihram walau sejenak dalam waktu antara tergelincir Matahari pada 9 Dzulhijjah hingga terbit fajar pada 10 Dzulhijjah.
Ibadah ini merupakan rukun haji yang paling utama. Artinya, jika seseorang tidak melaksanakan wukuf di Arafah pada waktu yang ditentukan, maka hajinya tidak sah.
Ketika wukuf, jemaah haji mengisi kegiatan dengan beribadah di antaranya berdoa, berzikir, atau membaca Al-Quran, serta dapat dilakukan dalam posisi yang nyaman bagi jemaah, tidak harus berdiri dan bisa duduk.
Wukuf dilaksanakan di Padang Arafah, yaitu dataran luas yang terletak sekitar 20 kilometer di sebelah tenggara Mekah, Arab Saudi.
Padang Arafah dikelilingi oleh bukit-bukit rendah, di antaranya Jabal Rahmah, yang dipercaya sebagai tempat Nabi Adam dan Hawa bersatu kembali di Bumi setelah terpisah karena diturunkan dari surga.
Kementerian Haji dan Umrah telah merilis jadwal ibadah haji bagi jemaah haji 1447 H/2026 M, termasuk jadwal wukuf berikut ini.
Jadwal Wukuf di Arafah 1447 H/2026 M
- Pemberangkatan ke Arafah (8 Dzulhijjah 1447 H): Senin, 25 Mei 2026
- Wukuf di Arafah (9 Dzulhijjah 1447 H): Selasa, 26 Mei 2026
- Idul Adha (10 Dzulhijjah 1447 H): Rabu, 27 Mei 2026
- Hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah 1447 H): 28 - 30 Mei 2026.
Baca juga: Bersentuhan Lawan Jenis Saat Tawaf, Wajib Ulangi Wudhu atau Tidak?
Ibadah Selama Wukuf di Arafah
Wukuf di Arafah merupakan puncak ibadah haji yang memiliki kedudukan sangat penting, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW: “Al-hajju ‘Arafah” (haji itu adalah Arafah).
Rangkaian ibadah wukuf dimulai sejak jamaah tiba dan berada di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Setelah matahari tergelincir (masuk waktu Zuhur), biasanya diawali dengan khutbah wukuf sebagai pengingat akan makna haji, diikuti dengan pelaksanaan shalat Zuhur dan Ashar secara jamak qashar.
Sejak saat itu hingga menjelang matahari terbenam, jamaah memasuki inti wukuf, yaitu berdiam diri dengan penuh kesadaran, kekhusyukan, dan keikhlasan dalam beribadah.
Selama wukuf, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak doa, zikir, dan istighfar. Inilah waktu terbaik untuk memohon ampunan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda: “Doa yang paling baik adalah doa pada hari Arafah” (HR. Tirmidzi).
Oleh karena itu, jamaah biasanya menghadap kiblat sambil mengangkat kedua tangan, memanjatkan doa dengan penuh harap dan kerendahan hati.
Selain itu, dianjurkan pula membaca Al-Qur’an, bertakbir, bertahlil, dan bertahmid, serta memperbanyak taubat atas dosa-dosa yang telah lalu.
Baca tanpa iklan