TRIBUNNEWS.COM - Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang memiliki kedudukan sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim.
Ibadah ini diwajibkan bagi setiap umat Islam yang mampu, baik secara fisik, mental, maupun finansial, serta memiliki kesempatan untuk menempuh perjalanan ke Tanah Suci.
Haji bukan sekadar perjalanan ritual, melainkan perjalanan spiritual yang mengandung nilai pengorbanan, kesabaran, dan kepasrahan total kepada Allah SWT.
Pada tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, penyelenggaraan ibadah haji Indonesia telah memasuki hari ke-16 masa operasional, sebuah fase krusial yang menandai intensitas tinggi dalam pergerakan jemaah serta penguatan layanan di berbagai sektor.
Dalam keterangan resminya pada Kamis, 6 Mei 2026, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Suci Annisa, menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan haji berjalan lancar, tertib, dan terkendali.
"Secara umum, proses pemberangkatan, kedatangan, serta pergerakan jemaah berjalan secara lancar, tertib, dan terus dalam pendampingan petugas di seluruh titik layanan," kata Suci kepada Media Center Haji 2026.
Pemerintah terus memfokuskan upaya pada penguatan bimbingan ibadah, peningkatan kualitas layanan kesehatan, serta perlindungan jemaah melalui pemanfaatan teknologi digital.
Hingga data terakhir per 5 Mei 2026, proses pemberangkatan jemaah dari Indonesia menunjukkan progres signifikan.
Sebanyak 250 kelompok terbang (kloter) dengan total 97.139 jemaah dan 996 petugas telah diberangkatkan menuju Arab Saudi.
Di sisi lain, kedatangan jemaah di Madinah juga berjalan lancar.
Tercatat 239 kloter dengan 92.739 jemaah dan 952 petugas telah tiba dan menempati akomodasi yang telah disiapkan secara terorganisir.
Baca juga: Jemaah Haji Asal Bogor Meninggal, Total 10 Warga Indonesia Wafat di Saudi
Fasilitas yang disediakan dirancang untuk mendukung kenyamanan dan kelancaran ibadah, termasuk akses transportasi, konsumsi, dan layanan kesehatan.
Pergerakan jemaah menuju Makkah juga berlangsung bertahap.
Hingga saat ini, 88 kloter dengan 34.244 jemaah dan 352 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib, sebagai bagian awal dari rangkaian ibadah haji.
Seluruh proses ini berjalan dengan pengawalan ketat petugas guna memastikan keamanan, ketertiban, dan keselamatan jemaah di setiap titik layanan.
Baca tanpa iklan