TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin Libya, Moammad Khadafi mengancam akan melakukan serangan balik jika pasukan Dewan Keamanan (DK) PBB melakukan serangan militer terhadap Libya. Demikian diberitaka Daily Mail, Jumat (18/3/2011).
Pasukan asal Inggris yang disebut RAF (Royal Army Force) akan bergabung dengan pasukan asal Perancis dan Amerika Serikat (AS) setelah hasil voting di DK PBB memutuskan akan melakukan serangan udara untuk melindungi wilayah Benghazi yang diduduki para kaum pemberontak dan oposisi.
Sejumlah jet akan terbang dari pangkalan militer Perancis dan Italia yang berbasis di Mediterania. Serangan ini dilakukan setelah pemberontakan berpekan-pekan dan tak memberikan hasil.
Untuk mengantisipasi hal itu, Khadafi mengancam akan menyerang semua jalur militer di kawasan Mediterania termasuk menyerang warga sipil. Ia mengancam tindakan PNN dan mengatakan ini adalah sebuah kegilaan.
"Jika dunia ikut gila maka kita juga akan gila. Kita harus memberikan respon dan kita akan membuat hidup mereka seperti dalam neraka karena mereka melakukan hal yang sama. Mereka tidak akan hidup damai," demikian kata Khadafi.
Moammar Khadafi Ancam Serang Kaum Sipil di Mediterania
Penulis: Widiyabuana Slay
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan