Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto
TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Pasca gempa berskala 7,1 skala Ritcher yang mengguncang wilayah
utara Jepang, Sabtu (9/3/2011) lalu, mengakibatkan sekitar 250 ribu warga
Jepang kehilangan akses mereka terhadap listrik.
Menurut informasi yang dilansir kantor berita CNN.Com, saat ini para petugas perusahaan listrik tengah memperbaiki jaringan listrik yang rusak setelah diterjang gempa.
Dilaporkan juga, gempa di hari Sabtu kemarin, melukai setidaknya 283 orang.
Setelah peristiwa gempa besar yang diikuti tsunami melanda Jepang pada 11 Maret 2011 kemarin, para pakar di Jepang memperikirakan, akan banyak gempa susulan terjadi.
Mereka memperkirakan gempa susulan akan terjadi di sekitar wilayah Timur Jepang.
"Kami tidak kaget, ketika terjadi gempa susulan berskala 7 skala Ritcher," ucap Satoko Oki, peneliti di Universitas Tokyo.
Dilaporkan gempa besar dan tsunami yang melanda Jepang 11 Maret lalu, telah menelan korban jiwa sebanyak 12,921 orang, dan 15.000 orang masih hilang.
Baca tanpa iklan