News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Menlu Iran Jelaskan Garis Besar MoU Perdamaian dengan AS: Belum Pernah Sedekat Ini

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menguraikan struktur MoU atau nota kesepahaman perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat.

Dalam wawancara televisi pada Jumat (12/6/2026), Araghchi menyebut Iran sebagai satu-satunya pihak yang keluar sebagai pemenang dalam menghadapi serangan agresi Amerika Serikat dan Israel.

"Iran telah menjadi pemenang perang ini, dan rakyat Iran adalah pemenang sejati di arena ini," katanya.

Dalam unggahan di media sosial X, Araghchi menyatakan bahwa MoU tersebut belum pernah sedekat ini untuk terwujud.

"Nota Kesepahaman Islamabad belum pernah sedekat ini," tulis Araghchi.

"Sambil menunggu finalisasinya, media sebaiknya menahan diri untuk tidak berspekulasi tentang isinya."

"Sesuai dengan pendekatan kami yang bertanggung jawab dan transparan, semua detail akan dibagikan kepada publik pada waktunya."

Unggahan itu bahkan dibagikan ulang oleh Presiden AS Donald Trump melalui akun Truth Social miliknya.

PERANG IRAN - Tangkap layar Truth Social Donald Trump yang membagikan ulang postingan Menlu Iran Abbas Araghchi. (Tangkapan layar media sosial)

Mengutip PressTV, berikut poin-poin inti dalam MoU potensial tersebut berdasarkan wawancara Araghchi.

Kerangka Negosiasi Dua Tahap

Araghchi menjelaskan bahwa sejumlah draf memorandum telah ditinjau oleh lembaga-lembaga pengambil keputusan di Iran, termasuk Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC).

Baca juga: 5 Populer Internasional: Netanyahu Kaget Tidak Diberitahu soal Iran - Pemakaman Ali Khamenei Ditunda

Menurutnya, proses tersebut dibagi menjadi dua tahap, yakni realisasi nota kesepahaman awal antara Iran dan Amerika Serikat, kemudian tahap kedua yang diharapkan menghadirkan negosiasi menuju kesepakatan akhir.

Ia menambahkan bahwa aset Iran yang dibekukan akan dilepaskan setelah penandatanganan nota kesepahaman.

Proses penandatanganan kemungkinan dilakukan secara digital dalam satu atau dua hari.

Tahap kedua diperkirakan berlangsung sekitar 60 hari, kata Araghchi.

Isu Nuklir dan Sanksi Ditunda ke Tahap Kedua

Araghchi menyatakan bahwa topik-topik sensitif, termasuk isu nuklir yang berkaitan dengan pengayaan uranium dan uranium yang sangat diperkaya, ditunda ke tahap kedua.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini