TRIBUNNEWS.COM BEIRUT - Presiden Suriah Bashar al-Assad menyalahkan kerusuhan selama sebelas bulan terakhir sebagai taktik untuk memecah belah persatuan negara. Selama kerusuhan berlangsung, tentara Suriah menindak keras pendemo pro demokrasi.
"Apa yang Suriah hadapi sebenarnya hanya usaha untuk memecah belah negara dan mempengaruhi peran geopolitik dan sejarah di wilayah," demikian Assad dikutip televisi nasional Suriah, seusai mengadakan pertemuan dengan wakil mentri luar negeri Cina di Damaskus.
Baca tanpa iklan