News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Usai Digempur AS, Iran Kunci Selat Hormuz: Kapal yang Nekat Melintas Bakal Ditembak

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Iran secara resmi mengumumkan penutupan total Selat Hormuz menyusul gelombang serangan terbaru Amerika Serikat terhadap sejumlah fasilitas militer Iran pada Kamis (11/6/2026).

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Komando Khatam al-Anbiya, komando militer gabungan tertinggi Iran.

Dalam pernyataannya, Iran menyebut Selat Hormuz kini “sepenuhnya tertutup untuk semua jenis kapal”, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial.

Iran juga mengeluarkan ancaman keras terhadap seluruh kapal yang mencoba melintasi jalur strategis tersebut.

Teheran menegaskan setiap kapal yang nekat melewati Selat Hormuz akan dianggap sebagai target militer dan siap ditembak.

“Semua lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz akan menjadi sasaran,” demikian isi pernyataan militer Iran, dikutip dari Reuters.

Tidak hanya itu, Iran meminta seluruh kapal yang berada di kawasan Teluk Persia dan Laut Oman untuk tetap berada di lokasi berlabuh dan tidak mendekati area Selat Hormuz.

Menurut pihak militer Iran, mendekati wilayah tersebut akan dianggap sebagai bentuk kerja sama dengan musuh di tengah meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat.

Situasi di kawasan semakin memanas setelah Angkatan Laut Garda Revolusi Iran mengklaim telah menyerang dua kapal yang mencoba melintas secara ilegal di Selat Hormuz.

Informasi tersebut disampaikan melalui televisi pemerintah IRIB dan kantor berita Mehr.

Namun hingga kini belum ada penjelasan rinci terkait identitas kapal maupun tingkat kerusakan akibat serangan tersebut.

Langkah Iran ini menunjukkan bahwa ancaman militer yang sebelumnya disampaikan kini mulai diterapkan secara nyata di lapangan.

Serangan Baru AS Jadi Pemicu

Adapun penutupan total Selat Hormuz oleh Iran terjadi hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat meluncurkan serangan baru terhadap sejumlah target militer Iran pada Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Wamenlu RI Pastikan Pasokan Minyak Indonesia Aman

Serangan terbaru tersebut dilaporkan menyasar sistem pertahanan udara, radar, hingga fasilitas militer penting Iran di wilayah selatan yang berada dekat Selat Hormuz bahkan ledakan besar terdengar di sejumlah kawasan pesisir selatan negara itu.

Pemerintah Amerika Serikat mengakui serangan tersebut dilakukan sebagai respons atas aksi Iran yang disebut terus melakukan agresi di kawasan.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini