Ringkasan Berita:
- Rencana kunjungan Shinjiro Koizumi ke Indonesia yang semula dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2026 dipastikan batal
- Pembatalan dilakukan karena padatnya agenda sidang parlemen dan berbagai urusan domestik di Jepang
- Meski demikian, kerja sama pertahanan antara Jepang dan Indonesia disebut tetap berjalan baik
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Rencana kunjungan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi ke Indonesia yang semula dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dipastikan batal dilaksanakan.
Sumber Tribunnews.com di lingkungan Kementerian Pertahanan Jepang pada Kamis (11/6/2026) mengungkapkan bahwa pembatalan tersebut disebabkan oleh padatnya agenda sidang parlemen Jepang serta berbagai urusan penting dalam negeri yang memerlukan perhatian langsung dari Menteri Pertahanan.
"Karena kesibukan sidang parlemen dan berbagai urusan domestik lainnya, kunjungan Menteri Pertahanan ke Indonesia untuk saat ini tidak dapat dilaksanakan," ujar sumber tersebut.
Meski demikian, sumber tersebut menegaskan bahwa pembatalan kunjungan tidak memengaruhi hubungan baik maupun kerja sama pertahanan yang selama ini terjalin antara Jepang dan Indonesia.
Baca juga: Bingkai Persahabatan, Hadiah Foto dari Menhan Jepang yang Bikin Sjafrie Sjamsoeddin Tersenyum
Jepang dan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terus memperkuat hubungan di bidang keamanan dan pertahanan, termasuk melalui dialog tingkat tinggi, pertukaran pejabat militer, kerja sama peningkatan kapasitas, serta pembahasan mengenai kerja sama teknologi dan peralatan pertahanan.
Pembatalan kunjungan kali ini disebut murni terkait kendala jadwal dan prioritas agenda pemerintahan Jepang yang sedang berlangsung di Tokyo.
Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai jadwal pengganti kunjungan tersebut. Namun sumber yang sama menyatakan bahwa komunikasi antara kedua negara tetap berjalan dengan baik dan peluang pertemuan pada kesempatan berikutnya masih terbuka.
Indonesia dan Jepang merupakan mitra strategis yang memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik. Oleh karena itu, berbagai bentuk dialog dan kerja sama pertahanan diperkirakan akan terus berlanjut meskipun kunjungan kali ini harus ditunda.
Awal minggu ini terungkap bahwa direncanakan 12 Juni 2026 Menteri Koizumi sebenarnya berencana ke Indonesia.
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
Baca tanpa iklan