TRIBUNNEWS.COM - Sebuah kapal feri yang mengangkut 200 orang tenggelam, dalam perjalanannya, di atas Sungai Meghna, Bangladesh Selatan, Selasa (13/3/2012).
Menurut Kepala Kepolisian setempat, Shahidul Islam, 35 orang telah berhasil dievakuasi dari atas air, sesaat kapal tenggelam, namun sebagian besar penumpang hingga kini belum ditemukan.
"Sekitar 35 penumpang, diselamatkan oleh feri lain. Namun lebih dari 150 penumpang masih belum ditemukan," ujarnya seperti dilansir BBC, Selasa siang.
Tim penyelamat, saat ini tengah berupaya untuk mencari lokasi tenggelamnya kapal feri yang tengah menempuh perjalanan dari Distrik Shariatpur menuju Kota Dhaka.
Belum diketahui apa penyebab tenggelamnya kapal itu, namun diduga kapal itu menemui ajalnya setelah diseruduk sebuah kapal tanker.
Tenggelamnya kapal feri telah menjadi hal lumrah di Bangladesh, hal itu dikarenakan minimnya standar keselamatan transportasi di Bangladesh.
April lalu, sedikitnya 23 orang tewas setelah sebuah feri yang membawa lebih dari 100 penumpang terbalik di timur negara itu. Pada bulan Juni 2010, sekitar selusin orang tewas setelah sebuah feri terbalik ditelan badai di utara-timur Bangladesh.
Pada bulan November 2009, 118 orang tewas dalam dua kecelakaan feri hanya dalam seminggu.
Baca tanpa iklan