Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Kereta Api India, Dinesh Trivedi, mengundurkan diri dari jabatannya, setelah partainya memprotes kebijakannya menaikan harga tiket penumpang.
Dinesh, menaikan harga tiket di hari Rabu pekan lalu, dengan harga maksimal, mencapai 30 Paisa atau sekitar Rp 50 per kilometer. Hal itu menurutnya harus dilakukan, karena jaringan kereta api tengah berjalan melewati masa yang sulit.
Namun kebijakan Dinesh itu, tidak disambut baik oleh partai pengusungnya, Kongres Trinamul, yang menjadi salah satu partai koalisi Pemerintahan federal. Beberapa jam setelah pengumuman, Ketua Partai Kongres Trinamul, Mamata Banerjee meminta menteri dari partainya tersebut untuk mundur, karena kebijakannya tersebut.
Mamata mengatakan Partai Kongres Trinamul adalah pihak yang membuatnya menjadi seorang menteri, sehingga Dinesh harus menuruti peraturan disiplin partai.
Dinesh, menjawabnya dengan menyatakan kesiapannya memundurkan diri, mulai Minggu malam setelah bertemu Mamata. Ia telah meminta kepada Perdana Menteri Manmohan Singh, untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Trivedi dengan anggota partai lainnya, Mukul Roy.
Kereta api milik negara India, menjadi transportasi utama di India, dengan jumlah armada, 7.000 kereta penumpang, yang dapat mengangkut 13 juta penumpang setiap harinya(BBC).
Baca tanpa iklan