News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Reporter Wanita Mengira Alat Bantu Seks Itu Jamur Langka

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Yunfeng Ketika Mereportase Temuan Benda Mirip Jamur Langka
  • 02 Jun 2026 15:45

    Reporter Wanita Mengira Alat Bantu Seks Itu Jamur Langka

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang reporter wanita muda di Cina, salah menyangka sebuah alat bantu seks, untuk pria, sebagai tanaman jamur langka dalam reportasenya.

    Semuanya berawal ketika, seorang penduduk Liucunbu, sebuah desa di Kota Xi'an, Cina menemukan sebuah benda menyerupai jamur saat melakukan pengeboran untuk membuka sebuah sumur baru.

    Bingung dengan benda yang ditemukan tersebut
    , mereka melaporkannya ke stasiun berita lokal, stasiun TV Xian, yang sejurus mengirimkan reporter wanita muda mereka, Yunfeng Ye ke tempat kejadian.

    Sesampainya di desa, ia langsung mereportase benda yang dikira jamur itu.

    "Kita bisa melihat ada sesuatu yang menyerupai seperti mulut, dan di sisi lainnya terdapat lubang yang terhubung ke ujung lain. Benda ini sangat halus. Dan teksturnya sangat menyerupai daging," ujarnya, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (20/6/2012).

    Dalam reportasenya ia menyebut benda itu meruapakan jamur obat 'Taisui', yang langka.



    Namun, tak lama berita tentang jamur itu disiarkan, banyak pemirsanya menghubungi televisi tempat Yunfeng bekerja.

    Mereka mengatakan telah terjadi kesalahan penilaian yang dilakukan terhadap benda menyerupai jamur tersebut.

    Mereka mengatakan, benda itu bukanlah jamur seperti yang dikatakan oleh Yunfeng.

    Namun itu merupakan sebuah alat bantu seks untuk pria.

    "Bagaimana Anda tidak bisa membedakan diantara silikon dan jamur organik? " tanya seorang dari mereka.

    Sehari setelah program itu ditayangkan, stasiun TV Xian, memposting permohonan maafnya di situs jejaring sosial Sina Weibo.

    "Program kami tadi malam, membuat banyak orang tertawa, kami  mohon maaf atas informasi yang menyesatkan itu. Wartawan kami masih sangat muda dan masih hijau," ujar pihak televisi dalam pernyataan mereka.

Berita Populer