News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Paus Baru

Serdadu Swiss dan Polisi Italia Ikut Kawal Konklaf

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lapangan Basilika St Petrus di Vatikan

TRIBUNNEWS.COM, VATIKAN -- Pemilihan Paus baru atau disebut Konklaf akan dimulai Selasa (12/3/2013) waktu Roma. Konklaf dibuka dengan perayaan Misa Mulia di Basilika Santo Petrus, Vatikan pukul 10.00 Waktu Roma.

Misa ini disebut dengan istilah “Pro Eligendo Romano Pontifice” (Misa pemilihan Paus Roma). Misa ini sendiri akan dipimpin Pemimpin Kollegium para Kardinal, yakni Kardinal Angelo Sodano.

Misa ini sendiri sebagai pertanda ke-115 Kardinal pemilih akan memulai konklaf untuk memilih penerus Tahta Santo Petrus ke-265.

Menurut informasi dari Pastor Markus Solo SVD langsung dari Roma, sore hari, tepat pukul. 16.30 para Kardinal pemilih akan berkumpul di Kapel Paulina di dalam Vatikan. Lalu setelah itu akan berarak dalam prosesi dan suasana doa menuju Kapela Sixtina, di tengah-tengah bangunan Vatikan, tempat konklaf akan berlangsung.

Masih berdasarkan keterangan Pastor Markus, perarakan ini didahului ajudan pemegang Salib dan diikuti rombongan Koor Sixtina yang terdiri dari anak laki-laki dan pria dewasa.

Dalam perarakan ini, para Kardinal pemilih akan mengenakan pakaian (jubah) merah dengan segala perlengkapannya sebagai layaknya menghadiri sebuah peristiwa penting.
 
Selama perarakan, para Serdadu Swiss dan Polisi Italia akan mengawal dan memastikan bahwa tidak ada pihak luar yang berkontak dengan para Kardinal Pemilih atau sebaliknya.

Lebih lanjut, setibanya di dalam Kapela Sixtina, para Kardinal memilih tempat duduk seperti yang sudah disediakan. Setelah acara doa selesai, Master Seremoni Papale, Monsignor (Mgr) Guido Marini, adalah orang pertama yang berbicara dengan kata-kata berikut, "Extra Omnes". Artinya semua yang bukan Kardinal Pemilih harus meninggalkan Kapela Sixtina.

Setelah diadakan pengecekan dan dipastikan hanya ada 115 Kardinal pemilih di dalam Kepela Sixtina, pintu Kapela Sixtina ditutup sebagai tanda penarikan diri mereka dari dunia luar secara sah dan konklav secara resmi dapat dimulai. Sejak itu hanya ada 115 Kardinal berada di dalam Kapela Sixtina dan mengurus segala sesuatu secara sendiri.

Baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini