News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Indonesia Usulkan Prinsip Pembangunan Baru

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Delegasi Indonesia pada Sidang ke-21 Asia Pacific Parliamentary Forum yang berlangsung di Vladivostok, Rusia, tanggal 27-31 Januari 2013. Delegasi Indonesia hadir dipimpin Pramono Anung.

TRIBUNNEWS.COM, QUITO - Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, memaparkan konsep pembangunan ekonomi dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly and Related Meetings ke-12 di Quito, Ekuador.

Selaku ketua delegasi Indonesia, Pramono Anung memaparkan konsep pembangunan ekonomi harus diubah.
Dia mengatakan, pembangunan saat ini meski positif, namun lantaran industrialisasi yang tak terkendali, maka timbul konsumerisme berlebihan, eksploitasi yang tidak bertanggung jawab dari sumber daya manusia dan alam sehingga menyebabkan bencana bagi kehidupan manusia.

“Tampaknya, pembangunan ekonomi telah terbukti gagal. Dibuktikan oleh krisis alam dan efek parah dari perubahan iklim. Hal ini karena alasan itu, kita harus mencari tahu konsep baru sebagai alternatif untuk pembangunan," ujarnya, Minggu (24/3/2013).

"Dalam konteks ini, konsep "buen vivir" atau kesejahteraan, atau hidup dengan baik, kehidupan yang baik, atau kehidupan semaksimal mungkin, adalah usulan inovatif yang dapat dianggap sebagai solusi yang lebih baik untuk pembangunan masa depan tujuan kami," katanya.

Melalui konsep tertentu, penekanannya adalah tidak lebih pada pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi mencari keseimbangan antara hak asasi manusia dan hak-hak alam. "Hal ini membuat hidup harmonis satu sama lain dan dengan lingkungan alam,” ujar Pramono Anung.

Pramono kemudian menyampaikan pengalaman Indonesia sebagai negara dengan multi-etnis dan multi-budaya, yang juga menjunjung tinggi prinsip ekuitas. Hak-hak rakyat, untuk memiliki hidup-baik dan hak-hak alam yang tetap seimbang.

"Setiap orang berhak untuk hidup dan kesejahteraan, untuk memiliki rumah dan menikmati lingkungan hidup yang baik dan sehat. Indonesia mengatur perekonomian nasional sebagai upaya umum didasarkan pada prinsip-prinsip "kekeluargaan" atau sistem keluarga." ujarnya.

“Tanah, air dan sumber daya alam dalam, adalah aset dasar untuk kemakmuran rakyat dan dimanfaatkan untuk kepentingan terbesar rakyat. Organisasi perekonomian nasional juga dilakukan atas dasar demokrasi ekonomi. Dimana produksi dikerjakan oleh semua dan untuk semua, di bawah pengawasan anggota masyarakat. Kami menjunjung tinggi prinsip kebersamaan, berwawasan lingkungan, dengan kesejahteraan sosial adalah tujuan utama," papar Pramono Anung

Pram menegaskan, dalam beberapa hari mendatang, Parlemen Indonesia, akan meluluskan undang-undang tentang Pencegahan Kerusakan Hutan.

Hal itu adalah beberapa contoh yang menunjukkan upaya Indonesia dalam membangun koeksistensi yang harmonis dengan alam. Sekaligus, mempromosikan keanekaragaman budaya dalam konteks pembangunan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini