News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Jerman Perkuat Dukungan Militer Ukraina Lewat Inisiatif Republik Ceko

Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TENTARA UKRAINA - Foto ini diambil dari Facebook Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina pada Senin (17/3/2025), memperlihatkan tentara Ukraina dari brigade infanteri ke-58 melakukan pelatihan di lokasi yang dirahasiakan, terlihat dalam postingan yang diunggah pada 7 Maret 2025. Jerman mengumumkan tambahan bantuan sebesar 300 juta euro untuk mendukung pasokan amunisi artileri bagi Ukraina

 

TRIBUNNEWS.COM - Jerman akan menyumbangkan tambahan dana sebesar 300 juta euro (sekitarRp5,39 triliun) untuk mendukung inisiatif yang dipimpin Republik Ceko dalam memasok amunisi artileri ke Ukraina.

Mengutip kyivindependent.com, pengumuman tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, pada 9 Juni saat melakukan pembicaraan dengan mitranya dari Republik Ceko di Berlin.

"Jerman akan memberikan tambahan 300 juta euro untuk inisiatif ini.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 50.000 butir amunisi jarak jauh," kata Pistorius.

Menteri Pertahanan Jerman itu menggambarkan inisiatif Republik Ceko sebagai langkah yang sangat penting untuk memastikan Ukraina memperoleh amunisi yang sangat dibutuhkan.

Ia juga menegaskan komitmen Berlin untuk terus mendukung program tersebut.

Pengumuman itu disampaikan ketika Pistorius menerima kunjungan Menteri Pertahanan Republik Ceko, Jaromir Zuna, di Bendlerblock, markas Kementerian Pertahanan Jerman, dalam kunjungan perdananya ke Berlin.

Dukungan terhadap Ukraina menjadi salah satu topik utama pembahasan kedua menteri.

Baca juga: Zelenskyy Telepon Utusan AS dan Menantu Trump, Bahas Perdamaian Ukraina

Selain itu, mereka juga membahas kerja sama pertahanan bilateral, situasi di Timur Tengah, dan persiapan KTT NATO tahun 2026 yang akan digelar di Ankara.

Inisiatif yang dipimpin Republik Ceko tersebut diluncurkan pada awal 2024 ketika pasukan Ukraina mengalami kekurangan amunisi yang parah.

Program ini kemudian menjadi salah satu sumber utama pasokan peluru artileri bagi Kyiv dan dinilai berperan penting dalam menstabilkan pasokan selama fase krusial perang.

Menurut Kementerian Pertahanan Republik Ceko, lebih dari 3 juta peluru artileri telah dikirimkan melalui inisiatif tersebut hingga saat ini. Jumlah itu mencakup 1,5 juta peluru sepanjang 2024 dan tambahan 1,8 juta peluru pada 2025.

Republik Ceko juga telah memiliki kontrak untuk memasok sekitar 1 juta peluru tambahan pada tahun 2026.

Pengumuman bantuan baru dari Jerman datang pada saat yang penting karena inisiatif tersebut menghadapi penurunan partisipasi internasional.

Presiden Republik Ceko, Petr Pavel, mengatakan bulan lalu bahwa jumlah negara peserta telah berkurang dari 18 menjadi hanya sembilan negara sejak Andrej Babis menjabat sebagai perdana menteri pada Desember 2025.

(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini