News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Anak-anak di zona perang korban perkosaan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menlu Inggris William Hague dan Angelina Joilie di Kongo tanggal 25 Maret lalu.

Yayasan Save the Children mengatakan di kawasan zona perang dunia, anak-anak adalah korban utama perkosaan dan bentuk kekerasan seksual lainnya.

Kesimpulan itu didasarkan dari data serta kesaksian dari sejumlah orang di negara-negara yang dilanda konflik dalam sepuluh tahun terakhir termasuk Kolombia, Liberia, dan Kongo.

Inggris mengatakan akan menempatkan masalah kekerasan seksual di negara-negara yang dilanda konflik ini selama memimpin kelompok G-8 tahun ini.

Save the Children mengatakan program untuk menghentikan kekerasan dan membantu anak-anak di zona konflik, kekurangan dana.

Isu ini akan diangkat dalam pertemuan menteri luar negeri G8 di London Rabu (10/04).

Save the Children mengatakan banyak korban selamat yang diabaikan setelah mengalami kekerasan ini.

Kasus di Liberia hampir semua diperkosa

"Mengejutkan bahwa di zona konflik seluruh dunia, anak-anak diperkosa dan dianiyaya dan angka kasusnya mengkhawatirkan," kata direktur Save the Children, Justin Forsyth.

"Kekerasan seksual adalah salah satu tragedi tersembunyi dari perang dan dampaknya bisa merusak sepanjang hidup," tambahnya.

Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague, mengkampanyekan kesadaran atas masalah perkosaan anak-anak ini bersama aktris dan juga utusan khusus PBB Angelina Jolie.

Hague dan Jolie baru-baru ini bertemu dengan para korban di Kongo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini