Di kawasan Lembah Pantai, tempat Nurul Izzah Ibrahi menang tahun lalu dengan selisih suara tipis, pusat penelitian Universitas Malaya, UMCEDEL, menyebutkan terdapat 14.000 tambahan pemilih dibanding pemilu lalu. Selain itu tercatat 2.000 pemilih awal -baik polisi maupun tentara- yang sudah memberikan suara pada 30 April.
Tambahan suara itu hampir dipastikan akan menguntungkan aliansi pemerintah Barisan Nasional.
Muncul pula beberapa laporan yang menyebutkan munculnya 'pemilih hantu' yang menggunakan alamat pemilih resmi yang sebenarnya.
"Saya berjumpa dengan seorag pengundi (pemilih) tadi yang menyatakan dia membuat lapora polis karena ada pengundi hantu yang diletakkan di alamat beliau," tutur Nurul Izzah Ibrahim dari Partai Keadilan Rakyat setelah memberikan suaranya Minggu pagi di wilayah pemilihannya Lembah Pantai.
"Iniah yang kami bantah dari peringkat awal, pengundi-pengundi yang ditambah yang dimasukkan ke alamat yang tidak mereka diami."
Antusiasme pemilu
Para pendukung partai turun ke jalan-jalan merayakan kemenangan calon mereka.
Di tengah-tengah persaingan yang ketat, warga Malaysia memperlihatkan antusiasme dalam memberikan suaranya.
Banyak warga yang sudah antri sejak pagi di beberapa tempat pemungutan suara sebelum dibuka dan hingga tengah hari antrian semakin memanjang.
Seorang pemuda yang untuk pertama kalinya ikut memiih di Kampung Kerinchi, Lembah Pantai, mengungkapkan semangatnya dalam memberikan suara.
"Kali pertama ini saya memilih dan ingin perubahan. Semoga harapan rakyat bisa terwujud."
Suruhanjaya Pilihan Raya Malaysia atau komisi pemilihan menyatakan tingkat partisipasi dalam pemilu kali ini mencapai 80% dengan jumlah total sekitar 12.800.000 pemilih lebih.
Tingkat partisipasi itu merupakan yang tertinggi di Malaysia dengan mengalahkan rekor sebelumnya pada tahun 1964 sebesar 78,9%.
Baca tanpa iklan