News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Anak-anak Indonesia Muncul di Program TV Jepang

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gepe (36) warga Spanyol yang keliling 10 negara untuk membuat film menyambung bola ditentang oleh banyak warga negara asing berakhir di Brazil saat World Cup lalu.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Acara Tokyo TV semakin populer "You ha nani Sini Nihon he" (Mengapa kamu datang ke Jepang?) Senin (8/9/2014) sekitar pukul 20.30 waktu Jepang memunculkan lagi anak-anak Indonesia bermain bola di pinggir pantai. Kegiatan ini diliput seorang Spanyol, Gepe (36) yang datang di bandara internasional Narita lalu kebetulan diliput wartawan TV Tokyo.

"Saya akan pergi ke sepuluh negara, membuat film bola yang dimainkan warga setempat, disambung-sambung seolah bola dioper dari satu negara ke negara lain, lalu berakhir di Brasil saat World Cup," papar Gepe di Narita Airport.

Sepuluh negara dikunjunginya termasuk Indonesia sebagai negara ke-8 lalu ke Jepang dan akhirnya ke Brasil pada rencana penutupan acara World Cup yang dikunjungi sebagai bagian terakhir.

Di Indonesia Gepe bertemu dua anak Indonesia bermain bola hijaunya di pantai, direkamnya dalam video. Tidak diketahui nama anak Indonesia itu dan tidak diketahui pantai mana, namun tampaknya pantai di Bali.

Ternyata rencana tidak semulus yang dikehendaki. Tim sepakbola Spanyol kalah di World Cup, sehingga Gepe tidak ke Brasil. Sesampai di kampung halamannya, Spanyol, sebagian hasil editing sambungan beberapa negara yang direkamnya dikirimkan ke Tokyo TV, ternyata hanya liputan tiga negara.

"Rekaman saya hilang dicuri saat di Thailand jadi hanya tiga negara saja, Laos, Thailand dan Jepang yang bisa dijadikan film," paparnya.

Sayang sekali. Seandainya saja filmnya tidak hilang dan seandainya Spanyol masuk final Piala Dunia, mungkin lengkaplah film persahabatan sepakbola oleh 10 negara, termasuk anak-anak dari Indonesia, yang ditutup di Brasil sesuai rencana Gepe.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini