Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Ketidakhadiran Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un (31) pada ulang tahun partai buruh ke-69 tidak berarti ada kudeta.
Demikian diungkapkan Mitsuhiro Suganuma, Mantan Kepala Badan Intelijen Kemanan Nasional Jepang, khusus kepada Tribunnews.com, Jumat (10/10/2014) sore.
"Tidak benar itu akan ada kudeta walaupun dia tak hadir dalam ulangtahun partai buruh ke-69," papar Suganuma.
Diperkirakan Kim sibuk dengan masalah kesehatannya sendiri atau pun ada masalah kesehatan yang melibatkan keluarganya. Sampai saat ini menurut pengamatan Suganuma, Kim masih kuat didukung oleh kalangan militernya.
"Kalau dia sakit ya apa boleh buat tentu saja tidak bisa hadir pada acara partai buruh tersebut," katanya.
Dengan demikian spekulasi akan ada kudeta di Korea Utara menurut pengamat Korea Utara ini, tidaklah benar.
Baca tanpa iklan