News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Terus-terusan Menangis, Bocah 8 Tahun Pukul Bayi Hingga Tewas

Penulis: Ruth Vania C
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pemukulan

TRIBUNNEWS.COM, MIAMI - Seorang anak lelaki berumur delapan tahun dikatakan dikenakan sanksi pembunuhan pada Rabu (11/11/2015), setelah memukuli seorang bayi hingga tewas.

Menurut New York Post, diduga motif pembunuhannya adalah karena si bayi tak henti-hentinya menangis dan si bocah delapan tahun tak tahan mendengarnya.

Insiden pembunuhan yang terjadi pada Oktober 2015 itu berawal dari seorang wanita bernama Katerra Lewis yang meninggalkan bocah tersebut untuk menjagai sang bayi.

Gara-gara sang bayi menangis terus, bocah lelaki itu memukulnya hingga tewas, lalu meletakkannya kembali ke tempat tidur, karena berpikir sang bayi sedang tidur.

Baik Katerra dan bocah delapan tahun itu akhirnya ditahan dan menghadap pengadilan untuk menerima sanksi atas tuduhan pembunuhan.

"Selama 22 tahun menjadi polisi, inilah kasus paling menyedihkan yang pernah saya alami sepanjang masa karier saya," komentar seorang perwakilan kepolisian Birmingham, Letnan Sean Edwards, kepada AFP.

"Perilaku seperti ini, sebagai tanggungjawab seorang orangtua, benar-benar keterlaluan," tambahnya lagi, berkomentar soal Katerra.

Katerra akhirnya dibebaskan setelah membayar uang jaminan sebesar Rp 204 juta, sedangkan si bocah harus mendekam di lapas kesejahteraan anak. (New York Post/AFP)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini