News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kim Jong-nam, Siti Aisyah: Kematian di bandara dan warga Indonesia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sudah hampir seminggu sejak kematian misterius seorang pria Korea di bandara Kuala Lumpur dan masih tidak ada ada kejelasan.

Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un itu tewas di bandara Malaysia, hari Senin.

Awalnya, Malaysia menolak untuk mengidentifikasi jasad itu sebagai Kim Jong-nam, dan bersikeras menyebut bahwa menurut paspornya ia bernama Kim Chol.

Di pihak lain Korea Selatan tegas menyebut bahwa itu memang dia, dan ia dibunuh atas perintah dari rezim brutal Korea Utara.

Pada hari Rabu, Malaysia akhirnya mengukuhkan untuk pertama kalinya bahwa orang yang meninggal itu memang saudara tiri dari pemimpin Korea Utara.

Zahid Hamidi, wakil perdana menteri Malaysia, mengatakan kepada wartawan: "Saya pikir dia memiliki dua identitas yang berbeda. Mungkin (paspor) ini adalah dokumen samarannya."

Sikap hati-hati Malaysia dalam menangani kasus ini tampak sedari awal. Polisi tak banyak memberikan informasi, dan pernyataan resmi tentang penangkapan para tersangka dilakukan berjam-jam setelah pemberitaannya ramai.

Kim Jong-nam belakangan kritis terhadap Korea Utara dan menyerukan rezim yang dipimpin adik trinya untuk membuka diri.

Berbagai bidang di kepolisian -nasional dan distrik- juga memberikan keterangan yang berbeda-beda dan makin menambah kebingungan atas peristiwa ini.

Dan hanya inilah yang kita tahu sejauh ini: tiga orang telah ditangkap. Dua di antaranya perempuan: satu adalah Indonesia, Siti Aishah atau Siti Aisyah kelahiran Serang, sementara satunya lagi membawa paspor Vietnam.

Tersangka ketiga yang sudah ditahan adalah seorang pria Malaysia, yang menurut polisi adalah pacar Siti Aisyah.

Polisi mengeluarkan surat penahanan terhadap tersangka selama tujuh hari untuk interogasi lebih lanjut.

Seorang tersangka pelaku yang sosoknya kini jadi terkenal.

Namun tetap saja tidak diketahui seberapa dekat kaitan mereka dengan kematian Kim Jong-nam, atau mengapa dan bagaimana persisnya kematian Kim.

Polisi Malaysia mengatakan kepada saya bahwa dua perempuan diidentifikasi dari rekaman kamera CCTV di tempat kejadian perkara.

Saya pergi ke terminal di bandara tempat serangan itu terjadi, dan melihat sendiri bagaimana mungkin pembunuhan itu bisa terjadi di siang hari bolong begitu.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini