Gambar-gambar yang tersebar di media sosial memperlihatkan sejumlah jenazah korban tergeletak di halaman gedung.
Seorang juru bicara Kementrian Dalam Negeri, Nasrat Rahimi, menjelaskan kepada kantor berita AFP, Agence France-Presse, bahwa sasaran serangan adalah pusat kebudayaan Tabayan.
Dia menambahkan bahwa kemungkinan jumlah korban jiwa masih akan bertambah.
Baca tanpa iklan