TRIBUNNEWS.COM, SWISS - Mantan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Kofi Annan meninggal dunia pada usia 80 tahun.
Dalam kicauan statement dari Kofi Annan Foundation, peraih penghargaan Nobel perdamaian tahun 2001 tersebut wafat dengan damai.
Kofi Annan, dilansir dari BBC, merupakan orang kulit hitam pertama yang menjabat sebagai sekjen dalam organisasi tertinggi sekaliber PBB.
Dirinya kemudian melayani sebagai utusan khusus untuk Suriah, memperjuangkan kedamaian dalam konflik yang berkepanjangan di sana.
"Di mana ada sebuah penderitaan yang membutuhkan pertolongan, dia (Kofi Annan) akan menjangkaunya dan menyentuh semua orang dengan rasa sayang dan simpatinya. Kepentingan orang banyak adalah yang utama, menyebarkan kebaikan, kehangatan, dan keistimewaan yang dia semua lakukan," demikian statement Kofi Annan Foundation seperti dilansir bbc.com, Sabtu (18/8/2018).
Kofi Annan sendiri meninggal dunia di Rumah Sakit di Bern, Swiss, negara di mana dia sudah tinggal di sana selama beberapa tahun.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab meninggalnya Sekjen ke-7 PBB tersebut.